Profil Timnas Qatar di Piala Dunia 2026: Ambisi The Maroons di Bawah Julen Lopetegui

Basuki Eka Purnama
11/4/2026 08:04
Profil Timnas Qatar di Piala Dunia 2026: Ambisi The Maroons di Bawah Julen Lopetegui
Timnas Qatar(AFP)

TIMNAS Qatar bersiap mengukir sejarah baru di Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat. Setelah debut sebagai tuan rumah pada 2022, The Maroons kini datang dengan status yang lebih matang dan ambisi untuk membuktikan bahwa mereka mampu bersaing di level tertinggi sepak bola global melalui jalur kualifikasi yang kompetitif.

Era Baru Bersama Julen Lopetegui

Salah satu perubahan paling signifikan dalam persiapan Qatar menuju 2026 adalah penunjukan Julen Lopetegui sebagai pelatih kepala. Mantan pelatih Timnas Spanyol, Real Madrid, dan Sevilla ini membawa filosofi permainan yang lebih terstruktur dengan penekanan pada penguasaan bola dan transisi cepat.

Kehadiran Lopetegui diharapkan mampu memberikan sentuhan Eropa pada gaya bermain Qatar yang selama ini sangat mengandalkan kecepatan serangan balik. Pengalamannya memenangkan Liga Europa bersama Sevilla menjadi modal berharga untuk mengangkat mentalitas bertanding para pemain Qatar di panggung dunia.

Pilar Kunci: Kombinasi Pengalaman dan Kreativitas

Skuad Qatar untuk Piala Dunia 2026 diprediksi masih akan mengandalkan tulang punggung yang membawa mereka menjuarai Piala Asia berturut-turut, namun dengan tambahan tenaga baru yang lebih segar.

Pemain Posisi Peran Kunci
Akram Afif Winger/Playmaker Motor serangan dan kreator peluang utama.
Almoez Ali Penyerang Pencetak gol terbanyak sepanjang masa Qatar.
Hassan Al-Haydos Gelandang Pemimpin di lapangan dengan rekor caps terbanyak.
Boualem Khoukhi Bek Tengah Komandan lini pertahanan.
Edmilson Junior Penyerang Opsi serangan kreatif baru di lini depan.

Sejarah dan Rekam Jejak

Sejarah Qatar di Piala Dunia masih tergolong baru. Penampilan perdana mereka terjadi pada edisi 2022 saat bertindak sebagai tuan rumah. Meskipun gagal melaju ke babak gugur saat itu, pengalaman bertanding melawan tim-tim besar telah menempa mentalitas para pemain. Menuju 2026, Qatar bukan lagi tim "undangan", melainkan tim yang lolos berdasarkan performa konsisten di zona Asia.

Analisis Peluang di Grup B

Berdasarkan hasil undian, Qatar tergabung di Grup B bersama Kanada, Bosnia & Herzegovina, dan Swiss. Ini merupakan grup yang sangat kompetitif namun memberikan peluang bagi Qatar untuk mencuri poin.

Prediksi Peluang Lolos:
  • Lawan Kanada: Sebagai salah satu tuan rumah, Kanada akan mendapat dukungan penuh. Qatar harus mewaspadai kecepatan Alphonso Davies dkk.
  • Lawan Swiss: Swiss dikenal dengan organisasi pertahanan yang solid. Ini akan menjadi ujian taktik bagi Julen Lopetegui.
  • Lawan Bosnia & Herzegovina: Pertandingan ini diprediksi menjadi kunci. Jika Qatar mampu mengamankan tiga poin di sini, peluang melaju ke babak 32 besar terbuka lebar.

Secara keseluruhan, dengan kombinasi pelatih kelas dunia dan pemain bintang seperti Akram Afif yang sedang dalam masa keemasan, Qatar diprediksi tidak akan menjadi tim penggembira. Target realistis bagi The Maroons adalah menempati posisi dua besar atau menjadi salah satu peringkat ketiga terbaik untuk melaju ke fase gugur pertama kalinya dalam sejarah mereka. 

PENAFIAN

Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya