Persijap Jepara vs Bhayangkara FC: Laga Krusial bagi Laskar Kalinyamat Hindari Zona Merah

Akhmad Safuan
10/4/2026 11:04
Persijap Jepara vs Bhayangkara FC: Laga Krusial bagi Laskar Kalinyamat Hindari Zona Merah
Ilustrasi(Dok Istimewa)

LAGA di  Liga Superleague 2025/2026 Persijap Jepara vs Bhayangkara FC di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara Sabtu (11/4) menjadi pertandingan krusial bagi Laskar Kalinyamat untuk menjaga posisi aman dari dari zona merah, sehingga perolehan poin mengadi target pada pertandingan ini.

Memasuki pekan ke-27 Liga Superleague 2025/2026, persaingan 6 tim di papan bawah semakin ketat, selisih angka poin yang terpaut tipis mengharuskan PSM Makassar, Persijap Jepara, Persis Solo, Madura United, Semen Padang dan PSBS Biak untuk berjuang lebih keras agar tidak tergelincir di zona degradasi.

Pertandingan Persijap Jepara vs Bhayangkara FC dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara Sabtu (11/4), menjadi pertandingan krusial bagi Laskar Kalinyamat mengingat posisinya berada di urutan 14 klasmen sementara sangat mudah tergeser di zona merah oleh 4 tim yang ada di urutan di bawahnya.

Persijap Jepara saat ini memiliki 22 poin dari 26 pertandingan yang dilakoni yakni 5 kali menang, 7 kali seri dan 14 kali kalah, harus berjuang keras untuk dapat menenangkan pertandingan melawan tim tamu Bhayangkara FC yang berada di urutan 5 mengantongi 44 poin dari hasil 13 kali menang, 5 kali seri dan 8 kali kalah.

Bagi Laskar Kalinyamat dengan bermodal trend positif 5 kali pertandingan terakhir tidak pernah kalah, bukan menjadi satu-satunya dapat diandalkan menghadapi  The Guardians of Saburai yang dikenal tangguh dengan hasil selalu menang di 6 pertandingan terakhir, sehingga diperlukan strategi tepat untuk dapat meraih poin penuh.

"Saya telah sampaikanbkepada seluruh pemain, meskipun posisi sedikit lebih baik di klasmen sementara Liga Superleague, namun bagi Laskar Kalinyamat belum sepenuhnya aman dari degradasi," kata Pelatih Persijap Jepara Mario Lemos.

Pada pertandingan menghadapi Bhayangkara FC, lanjut Mario Lemos, berharap tim Persijap Jepara dapat meraih kemenangan hingga menambah 3 poin, hal ini karena jarak dan selisih poin dengan tim di bawahnya sangat tipis berkisar 1-2 poin. "Kemenangab diperoleh akan mengubah komposisi klasmen sementara," tambahnya.

Menghadapi Bhayangkara FC Sabtu (11/4), menurut Mario Lemos, bukan persoalan mudah, sehingga disusun strategi tepat dan persiapan yang matang, terutama mengantisipasi permainan yang cepat dengan melakukan analisis mendalam untuk menghadapi gaya permainan tersebut. 

Pelatih Bhayangkara Presisi Lampung FC Paul Munster mengatakan bahwa saat ini skuad  The Guardians of Saburai masuk fase paling krusial menjaga fokus di tengah performa yang sedang panas, sehingga kedatangan ke Jepara untuk menghadapi tim tuan rumah Persijap Jepara bertekat menang.

"Saat ini kami fokus menghadapi Persijap Jepara, karena tim lawan tetap punya kualitas yang bisa menyulitkan siapa pun, terlebih saat bermain di kandang sendiri," ujar Paul Munster.

Tidak ada pertandingan yang mudah, ungkap Paul Munster, sehingga menghadapi Laskar Kalinyamat ini tetap harus berjuang keras dan tidak boleh lengah, sehingga sebelum pertandingan berlangsung mempelajari, menganalisis dan membedah permainan Persijap Jepara untuk mendapatkan hasil terbaik 

Menurut Paul Munster meskipun diatas kertas Bhayangkara FC diunggulkan setelah megang berturut-turut yakni Persebaya Surabaya (2-1), Persik Kediri (3-4), Semen Padang (4-0), Dewa United (0-2), Arema FC (2-1) dan Persija Jakarta (3-2) dan mengincar kemenangan ke-7, namun menghadapi Persijap Jepara tetap harus fokus dan disiplin agar tim tetap konsisten.

Seluruh pemain Bhayangkara FC, demikian Paul Munster, saat ini dalam kondisi prima dan telah siap bertanding, meskipun pada laga di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara diperkirakan akan sepi tanpa penonton karena Persijap Jepara sedang dalam sanksi dari komisi disiplin (Komdis) terjadinya kerusuhan suporter saat menjamu Persis Solo. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya