Barcelona Tumbang akibat Boros Buang Peluang

Dhika Kusuma Winata
09/4/2026 16:59
Barcelona Tumbang akibat Boros Buang Peluang
Penyerang Barcelona, Robert Lewandowski.(Dok. Fcbarcelona.com)

 

 

 

BARCELONA harus membayar mahal ketidakefisienan mereka sendiri. Dominan sepanjang laga, Blaugrana gagal memaksimalkan peluang dan justru tumbang 0-2 dari Atletico Madrid pada leg pertama perempat final Liga Champions di Camp Nou, Kamis (9/4).

Kekalahan itu menempatkan tim asuhan Hansi Flick di ujung tanduk. Barcelona masih memiliki peluang tetapi untuk membalikkan keadaan, mereka harus menemukan kembali ketajaman.

“Kami sudah memberikan segalanya, tetapi hari ini kami tidak beruntung. Ini belum selesai. Kami akan mencoba, kami akan berjuang," kata Hansi Flick dikutip laman UEFA.

Secara permainan, Barcelona unggul hampir di semua lini. Mereka menguasai ritme, menciptakan 24 percobaan ke gawang, dan menekan sejak awal.

Namun, efektivitas menjadi pembeda. Atletico yang lebih hemat peluang justru tampil lebih tajam, mencetak dua gol dari sedikit kesempatan yang dimiliki.

Laga berubah arah hanya dalam hitungan menit menjelang turun minum. Pelanggaran Pau Cubarsi terhadap Giuliano Simeone yang awalnya berbuah kartu kuning berujung kartu merah setelah tinjauan VAR. Keputusan itu menjadi titik balik.

Julian Alvarez langsung memaksimalkan situasi lewat tendangan bebas yang tak mampu dijangkau kiper Barcelona. Dari situ, pertandingan bergeser.

Bermain dengan 10 orang Barcelona tetap menunjukkan reaksi positif di babak kedua. Mereka terus menekan, mencoba membongkar pertahanan Atletico yang semakin rapat. Marcus Rashford nyaris memperkecil ketertinggalan lewat tendangan bebas yang membentur mistar sedangkan beberapa peluang lain gagal dikonversi menjadi gol.

Namun, justru saat Barcelona terus menyerang, Atletico menghukum lewat serangan efektif. Alexander Sorloth menyambar umpan rendah untuk menggandakan keunggulan tim tamu.

Secara statistik, kontras terlihat jelas. Atletico hanya mencatat tiga tembakan tepat sasaran yang dua di antaranya menjadi gol. Adapun Barcelona produktif dalam menciptakan peluang tetapi tumpul di depan gawang.

Kekalahan itu terasa ironis bagi Barcelona yang datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah rangkaian hasil positif. Sebelum laga, mereka mencatat delapan kemenangan dari sembilan pertandingan terakhir di semua kompetisi, termasuk kemenangan di markas Atletico di La Liga.

Tantangan berat menanti di leg kedua di Madrid pekan depan. Sejarah juga tidak sepenuhnya berpihak bagi Barca lantaran Atletico pernah dua kali menyingkirkan Barcelona di fase gugur Liga Champions.

"Semifinal mungkin terlihat jauh sekarang, tetapi kami akan berusaha mencapainya. Kami punya kualitas, kami punya pemain yang bisa mengubah keadaan ini," ucap Flick. (Dhk/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya