Real Madrid Tersingkir dari Liga Champions, Arbeloa: Ini Menyakitkan

Khoerun Nadif Rahmat
16/4/2026 13:43
Real Madrid Tersingkir dari Liga Champions, Arbeloa: Ini Menyakitkan
Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa.(Dok. Real Madrid)

REALl Madrid harus mengubur mimpi di Liga Champions musim ini setelah ditumbangkan Bayern Munich dalam drama tujuh gol di Allianz Arena, Rabu malam.

Kekalahan 4-3 pada leg kedua tersebut memastikan langkah Los Blancos terhenti dengan agregat 6-4, sekaligus memperpanjang catatan kelam tanpa gelar mayor bagi klub ibu kota Spanyol tersebut untuk tahun kedua berturut-turut.

Skuat asuhan Alvaro Arbeloa sebenarnya memberikan perlawanan sengit sejak peluit dibunyikan. Arda Guler sempat membuka harapan lewat dua golnya, termasuk gol kilat di detik ke-34 memanfaatkan blunder Manuel Neuer. 

Kylian Mbappe juga sempat membawa Madrid memimpin 3-2 sebelum turun minum untuk menyamakan agregat menjadi 4-4.

Namun, situasi berbalik di babak kedua setelah Eduardo Camavinga diusir keluar lapangan akibat kartu kuning kedua pada menit-menit akhir. 

Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan Bayern untuk mencetak dua gol tambahan melalui Luis Diaz dan Michael Olise.

Kekalahan itu kian terasa getir karena untuk pertama kalinya dalam sejarah kompetisi Eropa, Madrid tampil tanpa satu pun pemain Spanyol dalam daftar starting XI mereka.

Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, tidak dapat menutupi rasa sedihnya melihat perjuangan anak asuhnya yang berakhir antiklimaks. Ia menekankan bahwa meski hasil akhir tidak berpihak pada mereka, komitmen para pemain di lapangan patut diacungi jempol.

"Saya merasakan apa yang mereka (para pemain) rasakan, atas upaya yang telah mereka lakukan. Ini menyakitkan," ujar Arbeloa kepada Movistar.

Mantan bek Madrid itu juga menegaskan bahwa timnya telah mengerahkan seluruh kemampuan di markas lawan sebelum akhirnya harus mengakui keunggulan tuan rumah.

"Saya sangat bangga. Kami kembali ke Madrid setelah memberikan segalanya," tambahnya.

Kegagalan di kancah Eropa ini praktis menutup peluang Madrid meraih trofi musim ini, mengingat Barcelona masih kokoh di puncak klasemen La Liga dengan keunggulan sembilan poin dan mereka telah tersingkir lebih awal di ajang Copa del Rey. (AFP/H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya