Barcelona Vs Atletico: Hansi Flick Kecewa dengan Keputusan Wasit

Khoerun Nadif Rahmat
09/4/2026 12:11
Barcelona Vs Atletico: Hansi Flick Kecewa dengan Keputusan Wasit
Pelatih Barcelona, Hans-Dieter "Hansi" Flick.(Dok. FC Barcelona )

KEKALAHAN 0-2 Barcelona dari Atletico Madrid pada laga leg pertama perempat final Liga Champions, Kamis (9/4), menyisakan kekecewaan mendalam bagi sang pelatih, Hansi Flick.

Ia meluapkan kemarahannya atas keputusan perangkat pertandingan yang tidak meninjau insiden handball ganjil di area terlarang Atletico.

Insiden tersebut melibatkan bek Atletico, Marc Pubill, yang menyentuh bola dengan tangan setelah menerima operan dari kiper Juan Musso. 

Pubill tampak sengaja menghentikan bola untuk mengambil tendangan gawang sendiri. Flick menilai aksi tersebut seharusnya berbuah kartu merah dan penalti bagi timnya.

Ketegangan semakin memuncak karena pada babak pertama, Video Assistant Referee (VAR) justru melakukan intervensi yang merugikan Barcelona.

Wasit Istvan Kovacs diminta meninjau pelanggaran bek Barca, Pau Cubarsi, terhadap Giuliano Simeone. Akibat tinjauan tersebut, kartu kuning Cubarsi diubah menjadi kartu merah, memaksa klub Catalan bermain dengan 10 orang di babak kedua.

"VAR hari ini sangat fokus untuk Atletico, dia orang Jerman, jadi terima kasih Jerman. Bagi saya itu adalah kartu merah yang jelas," ujar Flick dikutip dari AFP

Flick berpendapat ofisial VAR seharusnya meminta Kovacs meninjau ulang insiden Pubill sebagaimana mereka melakukannya pada insiden Cubarsi.

"Dari perspektif saya sudah jelas, dia (VAR) harus memanggil dan mengatakan oke datanglah dan lihat ini, sama seperti sebelumnya. Saya tidak mengerti," tambah Flick. 

Flick pun memilih menahan diri untuk tidak mengonfrontasi wasit secara langsung. Ia lebih memilih untuk bisa membalas ketertinggalan do leg kedua mendatang. 

"Saya pikir lebih baik tidak berbicara dengannya. Kami harus menerimanya, dan fokus pada pertandingan Selasa depan di Atletico. Kami memiliki kualitas, pemain yang bisa menentukan (pertandingan ini) dan kami harus berjuang," sebutnya.

Di kubu lawan, pelatih Atletico Madrid Diego Simeone menilai keputusan ofisial sudah tepat karena mengedepankan logika permainan.

"Jika Marc, yang diasumsikan menerima operan untuk memulai permainan, menginterpretasikannya seperti itu, dan wasit menginterpretasikan hal yang sama dengan Marc, itu karena hanya ada akal sehat dalam permainan tersebut," kata Simeone.

Kemenangan Atletico sendiri dipastikan melalui gol-gol dari Julian Alvarez dan Alexander Sorloth. Hasil ini memberikan keunggulan signifikan bagi Los Rojiblancos sebelum mereka menjamu Barcelona di ibu kota Spanyol pada leg kedua nanti. (Ndf/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya