Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PELATIH timnas Argentina, Lionel Scaloni, melontarkan kritik tajam terhadap performa tim Tango meski mereka berhasil memetik kemenangan 2-1 atas Mauritania dalam laga persahabatan di Stadion Alberto Armando, Sabtu (28/3) pagi WIB.
Scaloni menilai anak asuhnya tampil di bawah standar dalam laga yang menjadi pertemuan perdana kedua negara di level senior tersebut.
"Hari ini, tim tidak tampil baik. Kami harus bekerja keras lagi dan melakukan perbaikan," ujar Scaloni sebagaimana dikutip dari laman resmi Federasi Sepak Bola Argentina (AFA), Minggu (29/3).
Ketidakpuasan Scaloni didasari oleh efektivitas permainan Albiceleste. Berdasarkan data Fotmob, Argentina justru kalah agresif dengan hanya mencatatkan 7 percobaan tembakan (4 tepat sasaran).
Sebaliknya, Mauritania tampil mengejutkan dengan melepaskan 11 tembakan (4 tepat sasaran). Realita ini menjadi alarm bagi sang juara dunia bertahan menjelang turnamen besar.
"Itu menunjukkan dengan jelas tidak ada lawan yang mudah. Padahal, ketika tampil bagus, kami bisa bersaing dengan tim mana pun," tutur Scaloni.
Ringkasan Pertandingan
Argentina sejatinya memulai laga dengan cukup baik melalui gol Enzo Fernandez pada menit ke-17, yang kemudian digandakan oleh Nico Paz di menit ke-32.
Namun, intensitas permainan menurun hingga tim tamu mampu memperkecil ketertinggalan lewat gol Jordan Lefort di masa injury time (90+4').
Di balik hasil pertandingan, kabar duka menyelimuti skuad Argentina terkait absennya dua pemain muda, Joaquin Panichelli dan Juan Foyth, pada Piala Dunia 2026 mendatang.
"Kamis yang sangat sedih untuk Joaquin. Dia sudah berlatih dengan baik. Saya mengirimkan simpati untuknya, termasuk Juan Foyth," ucap Scaloni dengan nada prihatin.
Argentina dijadwalkan menghadapi Zambia pada Rabu (1/4) pagi WIB. Laga tersebut akan menjadi ujian terakhir sebelum Scaloni mengumumkan skuad final yang akan dibawa menuju putaran final Piala Dunia 2026. (Ant/Z-1)
Mengenang Piala Dunia 2022 Qatar, mulai dari kemenangan dramatis Argentina, daftar peserta, hingga berbagai kontroversi yang mewarnai turnamen.
Mengenang Piala Dunia 1990 di Italia. Simak daftar peserta, hasil final Jerman Barat vs Argentina, hingga kejutan Kamerun yang mengguncang dunia.
Mengenang Piala Dunia 1986 di Meksiko, mulai dari daftar peserta, hasil final Argentina vs Jerman Barat, hingga kontroversi gol Tangan Tuhan Maradona.
Piala Dunia 1978 Argentina menyisakan sejarah besar. Simak daftar peserta, hasil final di Estadio Monumental, hingga kontroversi politik yang terjadi.
Profil lengkap Timnas Argentina di Piala Dunia 2026. Simak komposisi skuad, profil pelatih Lionel Scaloni, hingga peluang di Grup J bersama Austria dan Aljazair.
Pelatih Argentina Lionel Scaloni menyebut Julian Alvarez pemain idaman. Alvarez baru saja membawa Atletico Madrid bungkam Barcelona di Liga Champions.
Di tengah badai cedera pemain kunci, Lionel Scaloni harus memutar otak dalam laga uji coba melawan Mauritania sebagai persiapan final mempertahankan takhta juara dunia.
Cape Verde telah berhasil melaju ke babak 16 besar Piala Afrika dua kali dari tiga keikutsertaan mereka namun selalu langsung kalah sebelum kali ini.
Belmadi dipecat setelah Tunisia secara mengejutkan kalah dari Mauritania di laga pamungkas babak penyisihan grup, Selasa (23/1).
Kapten Mauritania Mohamed Dellah Yaly mencetak gol di menit 37 di laga Grup D sehingga mereka lolos ke babak 16 besar sebagai salah satu peringkat tiga terbaik.
Angola mengakhiri rentetan sembilan pertandingan tanpa kemenangan di Piala Afrika sejak 2012, dan memuncaki klasemen Grup D dengan empat poin.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved