Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MANAJER Arsenal, Mikel Arteta, menegaskan bahwa timnya sama sekali tidak terganggu oleh spekulasi publik mengenai peluang meraih empat gelar sekaligus atau quadruple musim ini.
Menjelang laga krusial di kompetisi antarklub kasta tertinggi Eropa, Arteta memilih untuk memusatkan seluruh energi skuadnya pada babak 16 besar Liga Champions.
Arsenal dijadwalkan bertandang ke markas Bayer Leverkusen untuk melakoni laga leg pertama di Stadion BayArena, Kamis (12/3) dini hari WIB.
Meski tekanan media meningkat seiring performa impresif klub, Arteta secara terbuka menepis penggunaan istilah quadruple di dalam ruang ganti The Gunners.
"Tidak, saya tidak menggunakan frasa itu. Saya tidak tahu mengapa mereka membicarakan hal itu ketika saya tidak memikirkannya," ujar Arteta sebagaimana dikutip dari laman resmi klub, Rabu (11/3).
Secara matematis, Arsenal memang masih berada dalam jalur yang tepat untuk merengkuh empat trofi sekaligus.
Skuad asal London Utara ini masih bersaing ketat di papan atas Liga Primer Inggris, serta bertahan di kompetisi domestik lainnya seperti Piala FA dan Piala Liga.
Namun, alih-alih memikirkan koleksi trofi di akhir musim, Arteta menekankan pentingnya menjaga konsistensi dari satu pertandingan ke pertandingan lainnya.
Pelatih asal Spanyol tersebut menyatakan bahwa filosofi tim saat ini adalah terus berusaha mendapatkan hasil terbaik dalam setiap laga yang dihadapi tanpa harus membebani diri dengan ekspektasi jangka panjang yang belum pasti.
Khusus untuk kancah Liga Champions, tantangan melawan Bayer Leverkusen dipandang sebagai ujian kematangan bagi Bukayo Saka dan kawan-kawan. Arteta mengungkapkan bahwa pengalaman mencapai babak semifinal pada musim lalu telah memberikan banyak pelajaran berharga bagi kedalaman skuadnya.
Salah satu evaluasi utama yang dibawa Arsenal ke BayArena adalah pentingnya efisiensi dalam penyelesaian akhir dan pendekatan taktik yang tepat.
Arteta sadar bahwa di level knockout, detail sekecil apa pun dapat menentukan hasil akhir pertandingan. Pengalaman pahit dan manis di musim sebelumnya diharapkan mampu membentuk mentalitas yang lebih tangguh saat menghadapi tekanan di laga tandang.
"Setiap pertandingan dan setiap saat akan sangat spesifik sehingga sangat sulit untuk ditiru," pungkas Arteta, menutup sesi konferensi pers dengan menekankan bahwa setiap laga memiliki tantangan uniknya tersendiri.
Kini, fokus penuh tertuju pada taktik untuk meredam kekuatan Leverkusen di kandang lawan, demi mengamankan modal berharga sebelum melakoni leg kedua di Stadion Emirates. (Ant/Z-1)
Patrik Schick menjadi pahlawan Bayer Leverkusen dalam kemenangan derby kontra Cologne di Bundesliga. Leverkusen kini sukses menembus posisi lima besar.
FC Köln menjamu Bayer Leverkusen dalam Derby Rhine. Tuan rumah kehilangan Ragnar Ache, sementara Leverkusen berjuang menembus empat besar Bundesliga.
Harry Kane tegaskan ambisi Bayern Muenchen raih treble usai pastikan tiket ke final DFB Pokal. Simak pernyataan lengkap sang striker di sini.
Bayern Muenchen melaju ke final DFB Pokal usai mengalahkan Bayer Leverkusen 2-0 lewat gol Harry Kane dan Luis Diaz. Simak ulasan lengkapnya.
Bayern Muenchen yang baru saja juara Bundesliga dan lolos ke semifinal UCL akan menghadapi Bayer Leverkusen di semifinal DFB Pokal.
Harapan Bayer Leverkusen untuk meraih kemenangan beruntun pupus setelah takluk dari Augsburg di kandang sendiri.
Saksikan duel Atletico Madrid vs Arsenal di semifinal Liga Champions. Cek jadwal, prediksi, dan link live streaming Atletico Madrid vs Arsenal di sini.
Kepastian ini didapatkan setelah Arsenal bermain imbang 0-0 pada leg kedua babak perempat final melawan Sporting CP di Stadion Emirates, Kamis dini hari WIB.
Mikel Arteta tegaskan Arsenal incar kemenangan atas Atletico Madrid di leg pertama semifinal Liga Champions 2025/2026 demi gelar perdana.
Prediksi Atletico Madrid vs Arsenal di semifinal Liga Champions. Diego Simeone hadapi Mikel Arteta di Civitas Metropolitano.
Catatan masa lalu memang belum berpihak. Final satu-satunya pada 2006 berakhir pahit saat takluk dari Barcelona.
Simeone tak menutup mata terhadap situasi tersebut. Menurutnya, satu-satunya cara meredam kekecewaan ialah dengan meraih kemenangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved