Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ATLETICO Madrid harus menelan pil pahit saat melakoni laga tandang pada pekan ke-24 La Liga. Bertamu ke Stadion Municipal de Butarque, skuad asuhan Diego Simeone tersebut dipaksa menyerah dengan skor telak 0-3 oleh Rayo Vallecano, Minggu (15/2) malam WIB.
Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Los Rojiblancos dalam upaya mereka bersaing di papan atas.
Sebaliknya, bagi Rayo Vallecano, tambahan tiga poin ini menjadi napas baru untuk menjauh dari ancaman degradasi.
Sejak peluit pertama dibunyikan, Rayo Vallecano menunjukkan keberanian dengan mengambil inisiatif menyerang lebih dulu. Meski Atletico mencoba memberikan perlawanan, pertahanan mereka justru terlihat rapuh menghadapi serangan balik cepat tim tuan rumah.
Kebuntuan pecah pada menit ke-40. Berawal dari skema serangan yang rapi, Andrei Ratiu melepaskan umpan matang yang berhasil diselesaikan dengan sempurna oleh Fran Perez. Papan skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan Rayo.
Kepercayaan diri tim tuan rumah semakin meningkat setelah gol pembuka tersebut. Mereka hampir saja menggandakan keunggulan melalui tendangan keras Isi Palazon, namun kiper Atletico, Jan Oblak, masih sigap melakukan penyelamatan gemilang.
Meski demikian, gempuran Rayo tak terbendung. Tepat sebelum turun minum, pada menit ke-45, Oscar Valentin berhasil menyambar bola rebound di depan gawang Atletico. Gol tersebut menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0 untuk Rayo Vallecano.
Memasuki babak kedua, Atletico Madrid mencoba melakukan perubahan strategi untuk mengejar ketertinggalan. Namun, rapatnya barisan pertahanan Rayo membuat Alexaander Sorloth dan kawan-kawan kesulitan menciptakan peluang bersih.
Alih-alih memperkecil kedudukan, gawang Jan Oblak justru kembali bobol untuk ketiga kalinya pada menit ke-76. Kali ini, umpan silang akurat dari Alvaro Garcia berhasil disambut oleh tendangan Nobel Mendy yang mengarah telak ke dalam gawang. Skor 3-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Berdasarkan catatan La Liga, hasil minor ini memaksa Atletico Madrid turun ke peringkat keempat klasemen sementara La Liga. Saat ini, Los Rojiblancos mengoleksi 45 poin dari 24 pertandingan, tertinggal jauh 15 poin dari rival sekota, Real Madrid, yang nyaman di posisi puncak.
Di sisi lain, kemenangan ini membawa dampak positif yang signifikan bagi Rayo Vallecano. Mereka kini merangkak naik ke peringkat ke-17 dengan raihan 25 poin dari 23 laga. Hasil ini membuat mereka sedikit bernapas lega karena unggul dua poin di atas zona degradasi. (Ant/Z-1)
Rayo Vallecano menjamu Strasbourg di leg pertama semifinal Liga Konferensi. Simak prediksi susunan pemain dan analisis peluang kedua tim di sini.
Drama 6 gol terjadi di Estadio de Vallecas. Rayo Vallecano bangkit dari ketertinggalan untuk memaksakan hasil imbang 3-3 melawan Real Sociedad lewat gol telat Alemão.
Simak preview pertandingan La Liga antara Rayo Vallecano vs Real Sociedad. Analisis kekuatan, prediksi pemain, dan statistik kunci kedua tim.
Rayo Vallecano petik kemenangan tipis 1-0 atas Espanyol berkat gol Sergio Camello. Espanyol perpanjang rekor buruk 15 laga tanpa kemenangan di La Liga.
Rayo Vallecano menjamu Espanyol dalam lanjutan La Liga. Tuan rumah bermodal tiket semifinal Liga Konferensi, sementara tim tamu krisis kemenangan.
Rayo Vallecano mencetak sejarah lolos ke semifinal kompetisi Eropa untuk pertama kalinya meski kalah 3-1 dari AEK Athens. Menang agregat tipis 4-3.
Saksikan duel Atletico Madrid vs Arsenal di semifinal Liga Champions. Cek jadwal, prediksi, dan link live streaming Atletico Madrid vs Arsenal di sini.
Kepastian ini didapatkan setelah Arsenal bermain imbang 0-0 pada leg kedua babak perempat final melawan Sporting CP di Stadion Emirates, Kamis dini hari WIB.
Mikel Arteta tegaskan Arsenal incar kemenangan atas Atletico Madrid di leg pertama semifinal Liga Champions 2025/2026 demi gelar perdana.
Prediksi Atletico Madrid vs Arsenal di semifinal Liga Champions. Diego Simeone hadapi Mikel Arteta di Civitas Metropolitano.
Catatan masa lalu memang belum berpihak. Final satu-satunya pada 2006 berakhir pahit saat takluk dari Barcelona.
Simeone tak menutup mata terhadap situasi tersebut. Menurutnya, satu-satunya cara meredam kekecewaan ialah dengan meraih kemenangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved