Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PELATIH timnas Argentina Lionel Scaloni mengaku kagum dengan pendukung timnas Indonesia. Kehadiran suporter juga yang menjadi salah satu faktor tim juara dunia tersebut 'hanya menang 2-0 melawan Indonesia yang berada di rangking 149 dalam duel FIFA Matchday di Stadion Utama GBK, Senayan, Jakarta Pusat Senin, (19/6).
Memang, suporter Indonesia semalam amazing. Kreativitas mereka memompa semangat pemain tidak kalah dengan daya juang Asnawai Mangkualam dkk Memberikan perlawanan kepada Tim Tango.
Mereka memenuhi stadion dengan kaos merah, khas jersey Indonesia. Tribun stadion dibuat merah. Mereka juga tak lelah menyanyikan yel-yel pembakar semangat sepanjang laga. Itu juga yang membuat pemain Timnas tidak kehabisan bensin semangat di lapangan.
Dari sekian kreativitas suporter, yang mencuri perhatian adalah saat 'ombak penonton' memutar di tribun stadion. Gerakan yang selalu tersaji dari suporter saat helatan Piala Dunia berlangsung.
Baca juga: Laga Kontra Argentina Jadi Tes Nyali untuk Timnas
Ombak dari 58 ribu penonton itu berputar sampai tiga kali dan dicetuskan oleh Emir Suryohadiprojo. Sebelum akhirnya terhenti untuk memberikan aplaus kepada perjuangan pemain yang mampu hentikan gelombang serangan Argentina.
Emir merupakan asisten pribadi Menpora dan mengatakan awalnya dia hanya sekadar mengajak teman terdekatnya untuk membuat ombak. Setelah beberapa kali ajakan, baru lah ombak bisa bergerak ke seluruh bangku penonton.
“Setiap nonton bola langsung di stadion, saya selalu menikmati kebersamaan dengan orang-orang yang mungkin sebelumnya tidak saling mengenal. Salah satu tradisi yang ada adalah melakukan gerakan mexican wave seperti yang selalu tersaji di Gelora 10 November bersama rekan2 bonek di awal-awal saya mengenal stadion sepak bola,” ujar Bang Emir, sapaan karibnya.
“Sayang kemarin saya tunggu sampai menit-menit pertengahan kok belum ada yang inisiasi, akhirnya saya bersama kakak saya Alvin Suryohadiprojo dan sahabat-sahabat saya Ryan Apriyoga mengajak seluruh keluarga besar kemenpora mengikuti gerakannya," terang dia.
Baca juga: Jokowi Akui Takut Timnas Kebobolan Banyak Lawan Argentina
"Alhamdulillah setelah percobaan ke-4, seluruh penonton di GBK semarak mengikuti wave-nya dan memberikan pemandangan yang membuat merinding. Semoga kekompakan antara masyarakat tetap terus terjalin, dan terima kasih terkhusus Mas Menpora Dito Ariotedjo yang sudah mengajak segenap keluarga besar Kemenpora untuk dapat menonton bersama,” lanjutnya.
Dito juga mengapresiasi kreativitas pendukung timnas di pertandingan semalam. Apalagi, bentuk dukungan itu selain bisa membuat pemain semakin bersemangat juga menghibur.
“Hal-hal positif untuk mendukung perjuangan Timnas Indonesia sangat penting. Apalagi suporter adalah pemain ke-12 dalam permainan sepak bola. Kami apresiasi semua kreativitas suporter di pertandingan Indonesia melawan Argentina termasuk terciptanya ombak penonton di laga itu,” kata Dito. (Z-6)
Mengenang Piala Dunia 2022 Qatar, mulai dari kemenangan dramatis Argentina, daftar peserta, hingga berbagai kontroversi yang mewarnai turnamen.
Mengenang Piala Dunia 1990 di Italia. Simak daftar peserta, hasil final Jerman Barat vs Argentina, hingga kejutan Kamerun yang mengguncang dunia.
Mengenang Piala Dunia 1986 di Meksiko, mulai dari daftar peserta, hasil final Argentina vs Jerman Barat, hingga kontroversi gol Tangan Tuhan Maradona.
Piala Dunia 1978 Argentina menyisakan sejarah besar. Simak daftar peserta, hasil final di Estadio Monumental, hingga kontroversi politik yang terjadi.
Profil lengkap Timnas Argentina di Piala Dunia 2026. Simak komposisi skuad, profil pelatih Lionel Scaloni, hingga peluang di Grup J bersama Austria dan Aljazair.
Pelatih Argentina Lionel Scaloni menyebut Julian Alvarez pemain idaman. Alvarez baru saja membawa Atletico Madrid bungkam Barcelona di Liga Champions.
PSSI mengisyaratkan satu calon lawan Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday Juni 2026 berasal dari Asia dan telah memberikan respons positif.
Sebelumnya, perubahan posisi negara dalam peringkat FIFA baru bisa diketahui secara resmi setelah seluruh rangkaian jadwal pertandingan internasional selesai dilaksanakan.
Terlebih tim Merah Putih sangat membutuhkan poin setelah sebelumnya absen dari FIFA match day pada November 2025.
Pelatih timnas Italia Gennaro Gattuso merilis daftar 27 pemain Gli Azzurri untuk FIFA Match Day November mendatang.
FIFA Match Day terdekat setelah November akan berlangsung pada 23 hingga 31 Maret 2026.
Selama di Jepang, timnas Indonesia dijadwalkan menjalani sejumlah pertandingan uji coba melawan klub dan tim universitas ternama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved