Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Bali Bintang Sejahtera Tbk, perusahaan yang memiliki dan mengelola klub sepakbola profesional Liga 1 Indonesia Bali United, kini mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia. Dengan perolehan dana yang diterima sebesar Rp350 miliar.
IPO ini juga resmi menandakan bahwa Bali United merupakan klub sepakbola pertama di Asia Tenggara yang Go Public. Perseroan telah menunjuk PT Buana Capital Sekuritas (terafiliasi) dan PT Kresna Sekuritas sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek dalam IPO ini.
Diperdagangkan dengan kode saham Bola, perseroan melepas sebanyak 2 miliar saham atau setara dengan 33,33% saham pada harga penawaran perdana saham ditetapkan sebesar Rp175 per saham. Selama masa penawaran umum saham yang dimulai dari 10-12 Juni 2019 di Bali, saham Bola banyak diminati oleh masyarakat.
Perseroan juga berhak mengelola Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar Bali sampai 2023. Stadion tersebut memiliki kapasitas sekitar 25.000 orang. Untuk mendukung klub Bali United, perseoran juga memiliki beberapa anak perusahaan mulai dari restoran, radio swasta, siaran televisi, agensi olahraga, marketing, hingga e-sport.
baca juga: The Minions Masih Jadi Andalan
"Dengan dilepasnya saham Bali United untuk umum, akan semakin banyak pihak yang bisa mendukung tercapainya visi misi Bali United untuk meraih sukses yang berkelanjutan. Dengan terus berinovasi baik di bidang sepak bola maupun industri olahraga dan hiburan secara luas. Termasuk para supporter yang kali ini dapat berperan lebih aktif dalam memperbesar dampak Bali United untuk mencapai tujuannya," ujar CEO Bali United, Yabes Tanuri, Senin (17/6). (OL-3)
IHSG hari ini dibuka menguat 0,34% ke posisi 7.096,61 pada sesi pembukaan Rabu (29/4). Indeks LQ45 juga terpantau naik ke level 684,88.
IHSG Selasa (28/4) pagi dibuka menguat 0,31% ke posisi 7.128,47. Simak analisis pergerakan pasar modal dan indeks LQ45 selengkapnya di sini.
IHSG Senin (27/4) pagi dibuka menguat 0,41% ke level 7.158,51. Simak analisis pergerakan pasar modal dan performa indeks LQ45 selengkapnya di sini.
IHSG diprediksi bergerak mendatar pekan ini (27-30 April 2026). Simak analisis Phintraco Sekuritas terkait dampak kebijakan The Fed, ECB, hingga BoJ.
Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) pekan ini terlihat begitu babak belur. Indeks menunjukkan pelemahan signifikan sebesar 6,61%.
IHSG hari ini Kamis (23/4/2026) melemah 0,69% ke level 7.489,82. Simak analisis sentimen global, harga minyak, dan dampaknya terhadap pasar modal Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved