Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
LEGENDA Manchester United Paul Ince mengkritik tingkah laku Jesse Lingard. Menurutnya, Lingard terlalu sibuk memamerkan hidupnya di sosial media dan lupa bahwa performanya di tim sangat buruk.
"Dia hanya pamer brand pakaiannya di sosial media, dansanya, perjalanan ke Las Vegas dan Miami. Padahal kenyataannya ia baru mencetak dua gol sepanjang musim ini," tulis Ince dalam kolomnya di surat kabar Inggris.
Menurut Ince, jika seorang pemain telah memenangkan banyak gelar, baru ia pantas memiliki brand pakaiannya sendiri.
Baca juga: Mourinho Dapat Pesangon Rp275 Miliar dari Setan Merah
"Jika Anda berada di puncak klasemen dan memiliki tiga gelar Liga Primer Inggris, satu titel Liga Champions, dan sebagainya, Anda boleh meluncurkan brand pakaian. Tapi nyatanya ia tidak melakukan itu semua," pungkasnya.
Meski kerap ditempatkan di sebagai gelandang serang, nyatanya Lingard baru mencetak dua gol dari 17 pertandingan di semua kompetisi musim ini. (Medcom/OL-2)
Tottenham Hotspur dikabarkan membidik Marcus Rashford jika Spurs sukses bertahan di Liga Primer Inggris, menyusul kabar Barcelona tak permanenkan sang pemain.
Michael Carrick menyanjung kontribusi Casemiro yang tampil tajam di musim pamungkasnya bersama Manchester United sebelum hengkang akhir musim 2025/2026.
Manchester United tampil beda dengan logo RED di jersey saat melawan Brentford. Simak alasan di balik kampanye kemanusiaan global ini.
Manchester United petik kemenangan 2-1 atas Brentford di Old Trafford. Gol Casemiro dan Benjamin Sesko amankan posisi tiga besar klasemen Liga Primer Inggris.
Manchester United menjamu Brentford di Old Trafford. Michael Carrick incar kemenangan demi posisi tiga besar, sementara Brentford buru tiket Eropa.
Chelsea juga dominan pada pertandingan tersebut dengan 58,7% penguasaan bola. Caicedo pun menyebut timnya tidak beruntung pada laga tersebut.
Psikolog Sani B. Hermawan mendukung PP Tunas (PP No 17 Tahun 2025) sebagai langkah darurat melindungi anak di bawah 16 tahun dari kejahatan digital.
PAPDI mengungkapkan misinformasi di media sosial menyebabkan cakupan vaksinasi campak 2025 turun drastis, menjauh dari target WHO 95%.
Psikolog Sani B. Hermawan menyarankan anak di bawah 16 tahun berkolaborasi di akun orangtua guna mematuhi PP Tunas dan menjaga keamanan digital.
Anak-anak adalah peniru ulung yang belajar dari apa yang mereka lihat sehari-hari.
Selain AI, gim daring populer seperti Roblox dan Minecraft juga dinilai menghadirkan risiko karena anak-anak sering kali sulit membedakan antara dunia gim dan realitas.
Dibandingkan menerapkan pelarangan akses secara total, YouTube memilih pendekatan fitur perlindungan yang terintegrasi dan berbasis usia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved