Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
STUDI terbaru menunjukkan, masa depan yang sulit akibat trauma di masa kecil dapat diperbaiki. Respons stres yang terganggu bisa kembali normal selama masa pubertas. Masa pubertas meningkatkan kemungkinan bahwa ketidakseimbangan akibat trauma dapat dihapus.
“Dampak kesulitan kehidupan awal, seperti menjadi yatim-piatu, mungkin mengajarkan ketahanan yang bermanfaat. Masa remaja bisa menjadi saat untuk mengatur ulang sistem yang membantu mengatasi stres pada awal kehidupan,” ujar Megan Gunnar, psikobiolog perkembangan di University of Minnesota di Minneapolis.
Penelitian ini mendorong pandangan baru tentang pubertas sebagai peluang atau kesempatan bagi orang yang mulai goyah untuk mengatur ulang respons fisiologis mereka terhadap stres. (van/Sciencenews/X-7)
Secara ilmiah, stres berkaitan dengan respons tubuh terhadap tekanan yang dikenal sebagai fight or flight response, yaitu reaksi alami tubuh saat menghadapi ancaman
Psikolog klinis Teresa Indira Andani menjelaskan perbedaan mendasar antara emosi dan stres serta cara tepat mendampingi orang yang sedang tertekan.
STRES tidak selalu muncul dalam bentuk rasa tertekan atau sedih yang jelas.
Perjalanan mudik yang panjang dan melelahkan sering kali menjadi pemicu kekambuhan bagi penderita Gastroesophageal Reflux Disease (GERD).
Stres tidak hanya memengaruhi mental tetapi juga penampilan. Dari jerawat hingga rambut rontok, berikut 10 perubahan pada wajah dan tubuh akibat stres.
Pelajari ciri-ciri stres fisik, psikologis, dan perilaku serta cara efektif menanggulanginya melalui koping proaktif, mindfulness, olahraga, dan intervensi sosial.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved