Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Masyarakat Indonesia kembali menjalani ibadah puasa Ramadan di tengah pandemi covid-19. Dengan begitu, membutuhkan daya tahan tubuh dan imun yang kuat.
Pakar Gizi dan Kesehatan Universitas Gadjah Mada (UGM) Dwi Budiningsari menjelaskan, berpuasa selama ramadan akan memaksa tubuh menggunakan simpanan gula dan lemak. Untuk menghemat energi ini, maka tubuh akan banyak mendaur ulang sel imun yang sudah tua dan rusak.
Ia mengatakan, sel darah putih juga akan digantikan dengan sel darah putih baru yang lebih cepat dan efisien untuk melawan infeksi virus, bakteri dan penyakit lainnya.
Baca juga: Ahli Gizi: Jangan Hangatkan Makanan Berbuka untuk Sahur
"Di sini penting penting untuk mengoptimalkan kualitas makanan khususnya saat sahur," papar Dwi mengutip siaran pers UGM, Kamis, (15/4).
Menurutnya, ketika sahur jangan lupa untuk memperhatikan pedoman gizi seimbang, yaitu makanan pokok seperti nasi dan kentang, sayuran seperti bayam, kangkung dan wortel. Kemudian, protein baik dari sumber nabati maupun hewani dan buah-buahan. Konsumsi tersebut juga disesuaikan dengan kebutuhan gizi tubuh.
Dwi juga menyampaikan beberapa cara sederhana yang bisa dillakukan untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Sehingga puasa berjalan dengan lancar seperti menjaga asupan minum sebanyak dua liter atau setara dengan delapan sampai sembilan gelas.
"Konsumsi makanan manis termasuk saat berbuka karena simpanan gula dalam tubuh akan menurun ketika berpuasa terutama jika kita banyak melakukan aktivitas," terangnya.
Baca juga: Pasar Pabukoan di Padang Panjang Buka di Masa Pandemi
Pada Magrib, biasanya kadar gula sudah di bawah normal sehingga membutuhkan makanan manis saat berbuka. Untuk itu, perlu mengonsumsi makanan manis, seperti kurma, pepaya dan semangka serta tidak boleh melebihi 50 gr sehari atau setara dengan empat sendok makan.
Selain itu, selama berpuasa juga diharapkan tetap berolahraga ringan dan melakukan aktivitas fisik agar tubuh prima dan segar sepanjang hari. Protokol kesehatan tetap dilakukan dengan rajin mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak. (H-3)
Melalui kegiatan buka puasa bersama ini diharapkan dapat semakin mempererat kebersamaan, kekeluargaan, serta memperkuat nilai-nilai persatuan di tengah masyarakat
Suasana lingkungan yang kondusif hanya bisa tercipta jika terdapat hubungan harmonis antar pemeluk agama.
Saat berbuka adalah puncak kebahagiaan setelah seharian menahan lapar dan haus.
Nova Paloh menekankan bahwa Ramadan adalah waktu yang tepat untuk merekatkan kembali hubungan yang mungkin merenggang akibat kesibukan sehari-hari.
Baznas berkomitmen untuk terus membantu masyarakat yang terdampak konflik dan bencana, termasuk di Palestina.
Tantangan bangsa saat ini tidak hanya datang dari persoalan ekonomi dan geopolitik, tetapi juga dari maraknya disinformasi, fitnah, dan ujaran kebencian di ruang publik.
UniRanks merilis daftar 15 universitas terbaik di Indonesia 2026. UI memimpin di posisi pertama, disusul UGM dan Unair. Cek daftar lengkapnya di sini.
Akademisi UGM Ahmad Athoillah menekankan revitalisasi cagar budaya seperti keraton harus mencakup aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan bagi masyarakat.
Wapres ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) pertimbangkan langkah hukum usai dilaporkan atas dugaan penistaan agama dalam ceramahnya di Masjid UGM.
Pakar UGM menilai pembatasan akses media sosial bagi anak di bawah 16 tahun melalui PP Tunas berdampak positif pada kemampuan literasi dan prestasi akademik.
Penelitian kolaboratif antara Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Universitas Gadjah Mada (UGM) membuktikan ekstrak daun kenanga memiliki aktivitas antidiabetes dan antioksidan.
Tri Wibawa mengingatkan bahwa langkah pencegahan terhadap varian Cicada pada dasarnya tidak berbeda dengan upaya menghadapi Covid-19 secara umum.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved