Bupati Lamongan Yuhronur Efendi Raih National Governance Awards 2026, Perkuat Agro-Maritim

Devi Harahap
24/4/2026 22:32
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi Raih National Governance Awards 2026, Perkuat Agro-Maritim
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi menerima penghargaan National Governance Awards 2026, Jumat (24/4)(Devi Harahap/MI.)

BUPATI Lamongan, Yuhronur Efendi atau yang akrab disapa Pak Yes, meraih penghargaan bergengsi dalam ajang National Governance Awards 2026 pada kategori Top Regency in Agro-Maritime Food Hub. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas keberhasilan Lamongan dalam mengintegrasikan sektor pertanian dan perikanan sebagai pilar utama pertumbuhan ekonomi daerah.

Ditemui di Hotel The Ritz-Carlton, Jakarta, Jumat (24/4), Yuhronur Efendi menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh masyarakat Lamongan.

“Tentu ini sesuatu yang membanggakan bagi kami, khususnya bagi Kabupaten Lamongan. Apa yang kami terima ini sesungguhnya kami persembahkan kepada masyarakat Lamongan, sebagai catatan atas capaian yang telah kita raih, terutama dalam pertumbuhan ekonomi,” ujarnya kepada Media Indonesia.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menjelaskan, pertumbuhan ekonomi Lamongan pada 2025 menunjukkan kinerja yang tinggi, didorong oleh dua sektor utama, yakni pertanian dan perikanan. 

Kabupaten Lamongan bahkan kembali mencatatkan diri sebagai salah satu daerah dengan produksi padi tertinggi di Jawa Timur, sekaligus memiliki capaian produksi perikanan yang signifikan.

“Basis pertanian dan perikanan di Kabupaten Lamongan menjadi fondasi utama dalam pendapatan masyarakat. Ini yang terus kami jaga dan kembangkan,” jelasnya.

Program Unggulan: Agroindustri dan Ketahanan Pangan

Keberhasilan program Bupati Lamongan Yuhronur Efendi tersebut tidak lepas dari strategi pembangunan berbasis agroindustri yang terus diperkuat. Pemerintah Kabupaten Lamongan memfokuskan kebijakan pada peningkatan nilai tambah hasil pertanian dan perikanan, sekaligus menjaga ketahanan pangan daerah.

“Kami memfokuskan pada pertanian berbasis agroindustri. Hari ini kami terus menjaga swasembada pangan, khususnya menghadapi potensi kemarau panjang ke depan,” kata Yuhronur.

Sebagai langkah antisipatif, Pemkab Lamongan juga telah menyiapkan berbagai infrastruktur pendukung, seperti penguatan sistem irigasi dan pompanisasi, guna memastikan produktivitas tetap terjaga meski menghadapi tantangan iklim.

“Kami mempersiapkan sistem irigasi, pompanisasi, dan jaringan lainnya agar pada musim kemarau mendatang kita tetap bisa mempertahankan status sebagai daerah penopang pangan,” tambahnya.

Selain itu, ke depan Pemkab Lamongan menargetkan untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan capaian di sektor agro-maritim. Fokus utama diarahkan pada keberlanjutan produksi pertanian dan perikanan, serta penguatan daya saing komoditas lokal.

“Kami akan terus fokus mempertahankan predikat ini, dengan upaya-upaya agar produksi pertanian maupun perikanan bisa terus bertahan dan meningkat,” ujar Yuhronur.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi  menilai penghargaan ini bukan sekadar simbol, melainkan dorongan untuk terus berinovasi dan konsisten dalam pembangunan sektor pangan. “Capaian ini adalah pengakuan sekaligus motivasi bagi kami untuk tetap konsisten dan meningkatkan kinerja di bidang pertanian,” tegasnya. (H-4)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya