Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Prabowo Subianto menegaskan akan turun langsung mengawal percepatan sejumlah kerja sama Indonesia-Rusia yang dinilai masih berjalan belum optimal. Fokus utama pengawasan itu diarahkan pada sektor moneter, yang disebut perlu dipercepat realisasinya.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Istana Kremlin, Moskow, Senin waktu setempat.
“Ada satu dua yang perlu kita percepat dan saya akan segera menangani sendiri. Terutama hubungan moneter di antara kedua pihak, saya akan mengawasi sendiri,” ujar Prabowo dilansir dari laman Youtube Sekretariat Presiden, Senin (13/4).
Dalam pertemuan itu, Prabowo mengungkapkan mayoritas pembahasan yang telah dijalin kedua negara dalam beberapa bulan terakhir sebenarnya sudah menunjukkan perkembangan signifikan. Meski begitu, ia menilai masih ada sektor tertentu yang tidak boleh dibiarkan berjalan lambat.
Karena itu, Kepala Negara memilih mengambil kendali langsung pada area yang dianggap strategis, terutama menyangkut hubungan moneter Indonesia dan Rusia. Langkah tersebut memberi sinyal bahwa pemerintah ingin memastikan kerja sama bilateral tidak berhenti di level komitmen, melainkan bergerak lebih cepat ke tahap implementasi.
Selain menyoroti percepatan kerja sama, Prabowo juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah Rusia atas dukungan terhadap Indonesia, termasuk dalam proses masuknya Indonesia ke BRICS yang disebut berlangsung cepat.
Menurut Prabowo, dukungan Rusia tidak berhenti di situ. Presiden Putin, kata dia, juga memberi dukungan terhadap sejumlah kepentingan strategis Indonesia.
“Dalam beberapa hal yang sangat penting bagi Indonesia, Presiden Putin mendukung dan memberi dukungan kepada keperluan-keperluan Indonesia,” kata Prabowo.
Prabowo juga menyampaikan terima kasih atas sambutan Putin di tengah agenda Kremlin yang padat. Ia menilai rangkaian komunikasi antara Indonesia dan Rusia selama beberapa bulan terakhir berjalan intensif dan produktif.
Ia mengaku telah bertemu sejumlah delegasi Rusia, baik di Jakarta maupun di Moskow, termasuk pejabat pemerintahan serta perwakilan perusahaan-perusahaan Rusia. Dari serangkaian pertemuan itu, Prabowo melihat adanya peluang besar untuk mempercepat agenda kemitraan kedua negara.
“Saya sudah jumpa dengan banyak delegasi dari Rusia di Jakarta dan juga di Moskow. Baru saja saya bertemu beberapa pejabat dari Rusia dan beberapa perusahaan dari Rusia. Saya sangat berterima kasih karena pembicaraannya sangat produktif,” ujarnya.
Prabowo tiba di Moskow pada Senin pukul 07.45 waktu setempat dalam rangka kunjungan kerja untuk memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Rusia. Pertemuan dengan Putin dipandang sebagai momentum penting untuk memperdalam kemitraan strategis, terutama di bidang energi, moneter, dan sektor prioritas lainnya.
Kunjungan tersebut juga menegaskan langkah diplomasi aktif Indonesia dalam memperluas kerja sama dengan mitra-mitra global yang dinilai penting bagi stabilitas ekonomi dan pertumbuhan jangka panjang. (Z-10)
DI tengah upaya Indonesia mengamankan pasokan energi dari Rusia, muncul pertanyaan krusial.
MENTERI Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa kerja sama Indonesia dengan Amerika Serikat (AS) di sektor energi tetap berjalan normal dan tidak terdampak.
PAKAR energi dari Universitas Padjadjaran (Unpad), Yayan Satyakti, menilai Indonesia memiliki peluang untuk mendapatkan pasokan minyak dari Rusia dengan harga sekitar US$59 per barel.
PEMERINTAH Rusia mengungkapkan bahwa Indonesia meminta pasokan bahan bakar minyak (BBM) melalui skema kontrak jangka panjang.
Apindo mengapresiasi kerja sama pemerintah Indonesia dengan Rusia di sektor pangan. Upaya itu diharapkan mampu mendorong dan mendukung swasembada dan hilirisiasi sektor pangan.
Prabowo bertemu Putin di Kremlin untuk membahas geopolitik global yang makin tak menentu, sekaligus mempercepat kerja sama ekonomi, energi, dan moneter.
Prabowo mengungkap fakta unik saat bertemu Presiden Rusia di Moskow. Salah satunya adalah banyak anak Indonesia diberi nama Gagarin dan Yuri.
Putin tegaskan Indonesia mitra strategis penting saat bertemu Prabowo di Kremlin. Ini sektor kerja sama yang dibidik Rusia.
PRESIDEN Rusia Vladimir Putin akan bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto, Senin (13/4). Keduanya bertemu untuk membahas kemitraan stategis Indonesia-Rusia.
RUSIA kembali memanaskan hubungan dengan Barat setelah Presiden Vladimir Putin mengumumkan keberhasilan uji coba rudal jelajah bertenaga nuklir terbaru, 9M730 Burevestnik
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved