Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mendalami insiden kebakaran misterius yang menghanguskan rumah salah satu saksi dalam kasus dugaan suap ijon proyek di Kabupaten Bekasi. Lembaga antirasuah kini mencari tahu apakah ada unsur kesengajaan di balik peristiwa tersebut.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menegaskan bahwa tim internal sedang melakukan pendalaman intensif untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.
“Apakah ini ada pihak-pihak yang dengan sengaja melakukan pembakaran, atau ini terbakar, ini juga masih terus didalami,” kata Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, dikutip pada Jumat, 10 April 2026.
Meski enggan membeberkan identitas saksi yang rumahnya ludes terbakar demi alasan keamanan, KPK memastikan bahwa negara akan hadir untuk memberikan perlindungan kepada yang bersangkutan.
Budi menyatakan bahwa koordinasi terkait pengamanan saksi menjadi prioritas utama saat ini.
“Terkait dengan hal itu Yang pasti KPK ini masih terus berkoordinasi terkait dengan pengamanan kepada yang bersangkutan,” ucap Budi.
KPK juga menegaskan bahwa setiap saksi yang memberikan keterangan dalam penyidikan berhak mendapatkan perlindungan penuh jika menghadapi ancaman atau intimidasi. Dalam menangani insiden ini, KPK bersinergi dengan aparat penegak hukum lainnya.
KPK menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan suap ijon proyek, yaitu Bupati nonaktif Bekasi Ade Kuswara Kunang (ADK) dan Bapaknya HM Kunang (HMK), dan pihak swasta Sarjan (SRJ).
Ade Kuswara dan ayahnya disangkakan melanggar pasal berlapis dalam UU Tipikor terkait penerimaan suap dan gratifikasi. Sementara itu, Sarjan selaku pihak swasta dijerat dengan pasal pemberi suap.
Hingga saat ini, tim internal KPK masih terus berkoordinasi untuk memitigasi dampak dari peristiwa kebakaran tersebut terhadap jalannya proses hukum.
(P-4)
KPK sita uang ratusan juta dan dokumen dari rumah anggota DPRD Jabar Ono Surono terkait kasus suap ijon proyek Bekasi yang menjerat Ade Kuswara Kunang.
Asep memastikan jumlah korban meninggal dunia sementara sebanyak 3 orang. Sementara itu, data korban luka masih dalam proses penelusuran karena belum sepenuhnya teridentifikasi.
KPK menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan suap ijon proyek, yaitu Bupati nonaktif Bekasi Ade Kuswara Kunang (ADK) dan Bapaknya HM Kunang (HMK), dan pihak swasta Sarjan (SRJ).
Nyumarno sedianya diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan suap proyek yang menjerat Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang (ADK).
KPK menyebut bahwa pihak swasta Sarjan (SJ), yang diduga menyuap Bupati nonaktif Bekasi Ade Kuswara Kunang (ADK) diketahui merupakan vendor yang lama di jasa tersebut
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved