Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Kubu Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengeklaim tidak menyebut nama terlapor dalam kasus tudingan ijazah palsu di Polda Metro Jaya. Hal ini, menyikapi pernyataan mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad yang merasa dikriminalisasi oleh Jokowi.
"Pak Jokowi dalam laporannya di Polda Metro Jaya tidak pernah menyebutkan nama Abraham Samad sebagai terlapor, karena yang diadukan adalah peristiwa fitnah dan penghinaannya," kata kuasa hukum Jokowi, Rivai Kusumanegara kepada Metrotvnews.com, hari ini.
Pasalnya, Rivai menyebut saat itu kliennya melaporkan atas 24 peristiwa dugaan fitnah dan pencemaran nama baik yang merugikan Jokowi. Maka itu, Jokowi menyerahkan penyelidikan sosok terlapor kepada penyidik Polda Metro Jaya.
Sementara terkait pemanggilan Abraham, Rivai menduga karena sempat mangkir panggilan pemeriksaan pada tahap penyelidikan. Maka itu, penyidik kembali memanggil pada tahap penyidikan untuk mendengarkan keterangannya soal isu ijazah Jokowi yang dibahas dalam podcast pribadinya.
"Padahal di situ saatnya memberi klarifikasi kepada penyidik," ujar Rivai.
Lebih lanjut, Rivai mengatakan Jokowi sendiri telah digugat, bahkan dilaporkan berkali-kali termasuk di Bareskrim dan Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Mantan Gubernur DKI Jakarta itu disebut selalu hadir memenuhi undangan klarifikasi penyidik.
Ia pun meminta Abraham Samad tidak khawatir meski dipanggil polisi. Terlebih, jika meyakini tidak melakukan tindak pidana fitnah dan pencemaran nama baik. "Sebagai mantan pimpinan KPK dan juga advokat tentunya beliau memahami betul lika-liku penyidikan, sehingga tidak perlu khawatir jika memang tidak memiliki mens rea saat menjadi host dalam podcastnya," ungkap Rivai.
Sebelumnya, Abraham diperiksa sebagai terlapor pada Rabu, 13 Agustus 2025. Ia dicecar 56 pertanyaan selama 10 jam dari pagi hingga malam hari. Ia terseret usai membahas isu ijazah palsu Jokowi di podcast miliknya dalam YouTube dengan Chanel Abraham Samad Speak Up. ?
Namun, Abraham menyebut podcast itu hanya forum diskusi, edukasi, pencerahan, dan kritikan yang bersifat konstruktif. Abraham meyakini tak ada unsur pidana dalam podcastnya.
Abraham pun merasa telah dikriminalisasi dan membatasi hak kebebasan berpendapat dan berekspresinya sesuai yang dijamin konstitusi. Ketua KPK periode 2011-2015 itu memastikan siap melawan, bila ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus yang dilaporkan Jokowi itu.???
"Kalau misalnya saja aparat hukum ini membadi buta, ya membabi buta menangani kasus pidana ini, maka saya pasti akan melawannya. Sampai kapan pun juga, karena menurut saya, ini bukan tentang saya, tapi tentang nasib seluruh rakyat Indonesia," kata Abraham.(Yon/P-1)
PRESIDEN ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo atau Jokowi buka suara terkait pernyataan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla soal jasanya mengantarkan Jokowi menjadi presiden.
WAKIL Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla, buka suara terkait nasihatnya kepada Mantan Presiden Joko Widodo terkait kasus ijazah palsu.
POLDA Metro Jaya menghentikan penyidikan terhadap tiga orang tersangka terkait kasus dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Refly menegaskan, pengajuan ulang tersebut akan dilakukan dengan konstruksi hukum yang lebih kuat dibandingkan sebelumnya.
PSI menilai pengakuan ini merupakan bukti bahwa kebenaran pada akhirnya akan terungkap ke publik.
PRESIDEN ke-7 RI Joko Widodo dicecar pertanyaan penyidik Polda Metro Jaya dengan 10 pertanyaan mendalam selama 2,5 jam di Mako Polresta Surakarta, Rabu (11/2).
PRESIDEN ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi setuju dengan langkah Wakil Presiden ke 10 dan ke 12 Jusuf Kalla melaporkan Rismon Sianipar yang menuduhnya mendanai Roy Surya dkk soal kasus ijazah palsu
WAKIL Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla, buka suara terkait tudingan yang menyebut dirinya mendanai polemik keaslian ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.
Refly mengaku baru dapat informasi bahwa saksi dan ahli meringankan itu dipanggil untuk diperiksa pada Selasa (20/1).
POLDA Metro Jaya menjadwalkan menggelar perkara khusus terkait kasus dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi, Senin (15/12
Jimly Asshiddiqie menegaskan ijazah palsu masih menjadi masalah serius di Indonesia dan kerap dipakai sebagai alat persaingan politik.
Komisi Percepatan reformasi Polri tidak dapat menerima peserta audiensi yang berstatus tersangka, termasuk Roy Suryo, Rismon Sianipar dan Tifauzia Tyassuma (Dokter Tifa).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved