Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mempublikasikan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) para menteri Kabinet Merah Putih. Salah satunya milik Menteri Sekretariat Negara Teddy Indra Wijaya alias Mayor Teddy. Total aset dia mencapai Rp15,3 miliar.
Dalam berkas yang diberikan, Mayor Teddy memiliki lima tanah dan bangunan senilai Rp8,2 miliar. Lokasinya ada di Sragen, Minahasa, dan Bekasi.
Lalu, dia memiliki tiga kendaraan senilai Rp1,3 miliar. Itu, terdiri dari Toyota Jeep LC, Toyota Fortuner, dan Honda CRV.
Dalam laporannya, Mayor Teddy mencatatkan kepemilikan harta bergerak lainnya senilai Rp4,6 miliar. Lalu, ada juga kas dan setara kas senilai Rp1,1 miliar. Total laporan harta kekayaannya sebesar Rp15.380.000.000.

Sebelumnya, KPK menyebut semua anak buah Presiden Prabowo Subianto, yang baru menjabat telah menyerahkan LHKPN. Laporan ditutup pada Selasa, 21 Januari 2025.
“Sehingga, kepatuhannya 100%,” ujar Pahala. (P-5)
KPK mengungkap tingkat kepatuhan LHKPN anggota DPRD hanya 41,22%. Simak alasan mengapa transparansi harta penting untuk melindungi legislator dari fitnah dan konflik kepentingan
KPK mesih menyatakan kepatuhan penyerahan LHKPN masih tinggi.
KPK Pastikan Prabowo dan Gibran Sudah Laporkan LHKPN 2025, Ini Rinciannya
Presiden Prabowo Subianto serta 26 anggota Kabinet Merah Putih yang terdiri dari 14 menteri dan 12 wakil menteri, belum atau terlambat melaporkan harta kekayaannya.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan sebanyak 393.922 laporan telah diterima dari total 431.785 pihak wajib lapor (WL).
Sebanyak 96 ribu pejabat belum lapor LHKPN. MAKI mendesak KPK bertindak tegas dan membuka identitas pejabat yang tidak patuh demi transparansi publik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved