Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Presiden ke-10 dan 12 Muhammad Jusuf Kalla meyakini keseimbangan demokrasi akan tetap terjaga di era pemerintahan baru. Dia meyakini itu meski presiden terpilih Prabowo Subianto ingin merangkul semua pihak dan sebisa mungkin meniadakan oposisi.
Meski nantinya pemerintahan baru tak memiliki oposisi, kata JK, sapaan karib Jusuf Kalla, demokrasi akan tetap berdiri tegak. Itu karena nantinya pemerintah diyakini akan menjaga keseimbangan dari dalam.
"Terjadi di dalam, ya akan terjadi perbedaan pendapatnya di dalam. (Optimis tetap ada kritik?) Iya, pasti perbedaan pendapat itu ada," kata dia kepada pewarta seusai menghadiri peluncuran buku Perjalanan dan Capaian Kabinet Indonesia Bersatu I (2004-2009) dan Dibalik Layar Kabinet: Testimoni, Refleksi Perjuangan Menteri Kabinet Indonesia Bersatu 1 (2004-2009) di Jakarta, Kamis (10/10).
Baca juga : PDIP dan PKS Jadi Harapan Terakhir untuk Jalankan Mesin Oposisi
Sementara itu, Menteri Perdagangan periode 2004-2011 Mari Elka Pangestu menilai, pemerintahan baru mesti memiliki menteri yang memahami pentingnya koordinasi, utamanya pada bidang perekonomian. Sebab, masalah perekonomian kerap kali merupakan isu lintas sektor.
Karenanya kekuataan untuk melakukan koordinasi dan mencerna isu secara menyeluruh menjadi poin penting bagi sosok menteri di bidang perekonomian dalam pemerintahan baru. "Karena banyak isu yang kita hadapi itu lintas sektor. Misal, harga pangan naik, itu pasti ada isu logistik, produksi, isu perlu impor atau tidak," kata dia kepada Media Indonesia.
"Oke, kita mau swasembada pangan, itu adalah target yang semua pemerintahan inginkan. Tapi ada kalanya kita harus memikirkan kecukupan pangan dan harga pangan tidak boleh melonjak naik. Kalau memang yang ada di dalam negeri tidak mencukupi, ya memang harus putuskan impor, itu kan memerlukan koordinasi," tambahnya.
Baca juga : Di depan Cak Imin, Prabowo Ungkap Keyakinan Kembali Didukung PKB
Hal lain yang tak kalah penting, menurut Mari, ialah terkait dengan data. Secara umum berbagai kebijakan yang akan diambil harus didasarkan pada data yang akurat dan tepat. Tujuannya agar regulasi yang dikeluarkan pemerintah sesuai dengan kondisi yang ada nantinya.
"Terakhir yang penting juga adalah data, supaya mengambil kebijakan itu berbasis data yang benar, kalau tidak kita bisa mengambil kebijakan yang salah. Zaman kita (KIB I) dulu belum ada AI, big data, sekarang sudah ada dan seharusnya bisa jauh lebih baik," tandasnya.
Sedangkan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono menilai sinergi dan kolaborasi yang kuat merupakan hal penting bagi pemerintahan baru. Itu menurutnya dapat menjadi modal tatkala Indonesia kembali diterpa guncangan eksternal maupun domestik.
"Kita tau disrupsi akan terus terjadi di abad 21 ini dan ke depan Indonesia juga akan selalu menghadapi tantangan dan peluang yang tidak sederhana, kompleks," kata dia.
"Tetapi dengan kesadaran yang penuh, semua punya semangat untuk membangun sinergi dan kolaborasi dan tentunya diwadahi ataupun dipayungi oleh sebuah kepemimpinan yang juga efektif, kepemimpinan yang transformasional, diorkestrasi dengan baik, sehingga apapun rintangan dan permasalahan dihadapi oleh Indonesia, baik itu permasalahan pemerintahan maupun negara dan rakyat bisa diselesaikan dengan baik, ada solusinya," pungkas AHY. (Mir/M-4)
PEMUDA Katolik merespons dua kali konferensi pers yang disampaikan oleh Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Indonesia Jusuf Kalla, yakni pada Sabtu, 18 April 2026, dan Selasa, 21 April 2026.
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka merespons pernyataan Jusuf Kalla terkait peran politiknya bagi Jokowi. Gibran sebut JK sebagai idola dan mentor
PRESIDEN ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo atau Jokowi buka suara terkait pernyataan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla soal jasanya mengantarkan Jokowi menjadi presiden.
Polemik ijazah Jokowi kembali mencuat setelah disorot Jusuf Kalla. Pengamat menilai masalah ini seharusnya bisa diselesaikan dengan transparansi dan kepastian hukum.
WAKIL Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla, buka suara terkait nasihatnya kepada Mantan Presiden Joko Widodo terkait kasus ijazah palsu.
WAKIL Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla, menegaskan bahwa materi ceramahnya di Masjid Universitas Gadjah Mada (UGM) hanya berfokus pada isu perdamaian, bukan penistaan agama.
Pemerintah menargetkan pembangunan dan reaktivasi 14.000 km jaringan kereta api hingga 2045 dengan kebutuhan anggaran Rp1.200 triliun, fokus di Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi.
Annisa Pohan melahirkan putra kedua AHY, Arjuna Hanyokrokusumo Yudhoyono. Simak makna nama dan momen haru kelahiran sang buah hati.
Menurut AHY, jalan nasional tersebut menjadi jalur penting bagi distribusi logistik sekaligus mobilitas masyarakat, terutama saat periode mudik dan arus balik Lebaran.
Pemerintah membuka 10 ruas tol fungsional sepanjang 291,13 km untuk mudik Lebaran 2026. Simak daftar lengkap jalur tol di Jawa, Sumatra, hingga Kalimantan yang siap urai kemacetan.
Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY mengatakan proyek kereta cepat Whoosh hingga ke Jawa Timur menunggu restrukturisasi keuangan Kereta Cepat Jakarta Bandung
Kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah menjadi kunci agar pembangunan yang dirancang benar-benar berdampak bagi masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved