Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Utama Perum Bulog Budi Waseso mengungkapkan bahwa persoalan mafia beras sudah berlangsung lama. Bahkan, praktik mafia beras berlangsung sejak awal pandemi covid-19, hingga salah satu menteri tertangkap akibat hal tersebut.
"Mafia sejak awal saya jadi Dirut Bulog dan awal PPKM, beras bansos itu sudah dikuasai mafia. Itu terbukti sudah ada yang masuk (penjara) dan ada permainan," pungkasnya di Jakarta, Kamis (2/2).
"Ada oknum menteri kena dan itu berhubungan dengan mafia besar. Ada juga kasus di Satgas Pangan dan ada yang dipenjara. Ada yang diperingatkan dan paling penting sudah selesai," imbuh Buwas, sapaan akrabnya.
Baca juga: KPK Buka Penyelidikan kasus Ketiga Dugaan Korupsi Bansos
Menurutnya, saat ini persoalan mafia beras sudah bukan kewenangan Bulog. Akan tetapi, sudah menjadi tugas pengawasan dari Satgas Pangan.
Penindakan dan penyelesaian kasus tersebut, lanjut dia, sudah ditangani Satgas Pangan, baik secara persuasif maupun melalui jalur hukum.
"Penyelesaian itu ada yang bertanggung jawab. Bukan berarti harus dihukum pidana. Terserah, karena penindakan itu bisa secara persuasif. Yang penting orang itu paham dan tidak akan mengulangi perbuatannya," tutur Buwas.
Baca juga: Presiden: Harga Beras Naik di Semua Provinsi
"Tujuan hukuman atau penindakan kan di situ. Percuma ditahan atau ditangkap, tapi tidak selesai persoalannya," sambungnya.
Buwas menekankan bahwa data terkait beras susah diserahkan kepada Satgas Pangan. Pun, pengawasan di lapangan semakin ketat, termasuk dari penyaluran cadangan beras pemerintah (CBP) melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), atau operasi pasar.
Adapun Buwas mengklaim pihaknya telah memotong birokrasi penyaluran CBP dengan menghadirkan Kios Bulog di Food Station. Dengan begitu, pedagang eceran dapat langsung membeli beras di sana.(OL-11)
BADAN Usaha Milik Daerah (BUMD) pangan DKI Jakarta, PT Food Station Tjipinang Jaya memastikan pasokan beras ibu kota dalam kondisi aman.
Swasembada yang berhasil diraih Indonesia saat ini merupakan strategi yang sejak awal dirancanG oleh para pendahulu mulai dari Presiden Soekarno hingga saat ini Presiden Prabowo Subianto.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menilai dampak fenomena El Nino terhadap sektor di luar pertanian relatif terbatas.
Ketegangan geopolitik global yang dipicu konflik di Timur Tengah terus mempertebal kekhawatiran dunia terhadap stabilitas pangan.
Kementerian Pertanian menyebutkan stok cadangan beras pemerintah yang dikelola Perum Bulog stabil, saat ini mencapai 4,5 juta ton.
Perum Bulog mencatat realisasi serapan beras yang signifikan pada awal tahun ini. Hingga 5 April 2026, total beras yang berhasil diserap telah mencapai 1,7 juta ton.
Bapanas memastikan kondisi ketersediaan stok pangan pokok nasional 2026 berada aman dan terkendali. Meskipun ada ketidakpastian geopolitik global dan El Nino
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) memastikan ketersediaan stok pangan di daerah dalam kondisi aman meski terjadi kenaikan harga sejumlah komoditas pasca-Idulfitri.
PEMERINTAH melalui Perum Bulog menggelar program “Bazar Dari Istana Untuk Rakyat” sebagai upaya menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan masyarakat tidak panic buying.
Ia menjelaskan stok yang tersedia saat ini tidak termasuk yang baru akan dipanen beberapa bulan ke depan.
Pemerintah menargetkan agar harga pangan pokok strategis terus bergerak menuju kondisi yang stabil pasca-Lebaran.
Dengan stok yang dimiliki, pemerintah mampu melewati masa darurat kekeringan yang diperkirakan hanya berlangsung selama 6 bulan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved