Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
UPAYA pemenuhan hak-hak korban dalam draf revisi UU 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme masih jauh dari harapan.
Pemberantasan Terorisme Direktur Eksekutif Aliansi Indonesia Damai Hasibullah Satrawi menyatakan draf tersebut seharusnya mengatur hak kompensasi.
"Hak kompensasi itu didesain untuk tidak bisa diambil karena undang-undang dibuat bukan atas perspektif korban. Ketika mau direvisi pun tidak masuk perspektif korban," kata Hasibullah di Hotel Ibis, Jakarta, Kamis (26/5).
Ia mengungkapkan itu dalam kursus singkat Penguatan Perspektif Korban dalam Peliputan Isu Terorisme bagi Insan Media.
Hasibullah menambahkan pemerintah juga terkesan lebih mengutamakan kepentingan institusi dan upaya rehabilitasi komprehensif terhadap para pelaku.
Padahal, korban ledakan bom mengalami trauma berkepanjangan. Mereka yang selamat harus hidup dengan kondisi tubuh cacat. Anggota keluarga korban juga tak mendapat pendampingan guna memulihkan kondisi psikis.
"Negara tidak tahu apa yang dirasakan korban. Di sini korban meminta jaminan negara pada pembiayaan medis di masa kritis dan pemenuhan kompensasi yang tidak melalui pengadilan, tetapi secara assessment," terang dia.
Vivi Normasari, 45, korban ledakan bom Hotel JW Marriott pada 2003, mengaku sempat mengalami masa sulit akibat tragedi tersebut.
Tidak hanya menderita luka, ia kehilangan pekerjaan, menunda pernikahan, dan wajib mengikuti pemulihan trauma psikologis berkala.
"Tragedi bom sangat mengubah kehidupan seseorang. Aksi kekerasan di belahan bumi mana pun tidak dapat ditoleransi baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam kehidupan agama yang kita anut," kenangnya pilu.
Ali Fauzi Manzi, alumnus Akademi Militer Moro Islamic Liberation Front (MILF) pada 1994 di Filipina, menyadari aksi teror yang dilancarkan kelompoknya salah.
Ia pun bersedia membayar duka korban dengan melibatkan diri menjadi agen perdamaian bersama AIDA. (Gol/P-4)
ANGGOTA Komisi IV DPR RI Rina Saadah optimistis target swasembada pangan nasional pada 2029 dapat tercapai, didasari keberhasilan Indonesia dalam mencapai swasembada beras pada 2025.
Defiyan menekankan bahwa status swasembada hanya bisa diakui secara objektif jika secara faktual tidak ada lagi impor beras yang dilakukan oleh BUMN PT Badan Urusan Logistik (Bulog).
Minyakita laku keras di Pasar Gedhe Klaten karena harga terjangkau Rp15.700/liter. Pedagang berharap pasokan ditambah guna penuhi permintaan warga.
Perum Bulog Wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat menggandeng mitra untuk membuka kios RPK guna mengatasi kelangkaan Minyakita.
Meski stok melimpah, Mentan menekankan bahwa pemerintah tetap waspada terhadap tantangan eksternal, terutama dampak fenomena El Nino.
Kementerian Pertanian menyebut stok cadangan beras pemerintah (CBP) yang dikelola Perum Bulog mencapai 4,5 juta ton sehingga ketahanan pangan nasional tetap terjaga.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved