Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo kembali menyoroti soal pencairan anggaran kesehatan untuk penanganan covid-19. Ia meminta agar dana insentif yang sudah disiapkan segera disalurkan.
"Saya minta agar pembayaran reimbursement untuk pelayanan kesehatan yang berkaitan dengan covid-19 ini dipercepat pencairannya. Jangan sampai ada keluhan ketika ada yang meninggal. Bantuan santunan itu mestinya begitu ada yang meninggal, langsung keluar," ucap Presiden dalam rapat terbatas mengenai percepatan penanganan covid-19 di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (29/6).
Jokowi secara khusus menyoroti Kementerian Kesehatan yang berwenang mengurus insentif anggaran kesehatan. Ia meminta agar prosedur di kementerian disederhanakan dan tidak bertele-tele.
"Prosedur di Kemenkes jangan sampai bertele-tele. Kalau aturan di permen-nya (peraturan menteri) terlalu berbelit-belit ya disederhanakan," ujarnya.
Baca juga: Menteri Diminta Buat Terobosan, Jokowi: Tidak Datar-Datar Saja
Kepala Negara meminta agar seluruh alokasi dana untuk penanganan covid-19 mulai dari pembayaran klaim rumah sakit hingga insentif untuk tenaga medis dituntaskan secepatnya.
"Pembayaran klaim rumah sakit secepatnya, insentif tenaga medis secepatnya, insentif petugas laboratorium secepatnya. Tunggu apa lagi kalau anggarannya sudah ada," ucap Jokowi.
Sebelumnya, soal pencairan anggaran kesehatan ini juga disoroti Presiden dalam sidang kabinet paripurna yang digelar pada 18 Juni.
Anggaran kesehatan yang sudah disiapkan Rp75 triliun realisasinya masih rendah. Dari total uang yang disiapkan tersebut, yang tersalurkan baru 1,53%.
"Uang beredar di masyarakat berhenti ke situ semua. Segera itu dikeluarkan dengan penggunaan-penggunaan yang tepat sasaran. Sehingga memicu ekonomi. Pembayaran tunjangan untuk dokter, dokter spesialias, tenaga medis, segera keluarkan. Belanja-belanja untuk peralatan segera keluarkan. Ini sudah disediakan Rp75 triliun," tutur Presiden.(OL-5)
Muncul istilah varian Cicada dalam perkembangan covid-19. Simak penjelasan mengenai status validasi dan karakteristik varian baru ini.
Tri Wibawa mengingatkan bahwa langkah pencegahan terhadap varian Cicada pada dasarnya tidak berbeda dengan upaya menghadapi Covid-19 secara umum.
Pakar UGM memastikan varian Covid-19 Cicada belum terdeteksi di Indonesia. Simak penjelasan mengenai gejala, asal-usul, dan efektivitas vaksinasi di sini.
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Objektif harus diakui bahwa sekolah daring adalah proses pembelajaran yang menyebabkan lahir generasi covid-19
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
70% pasien kanker di Indonesia datang saat stadium lanjut. Kolaborasi dengan pusat kanker global dilakukan untuk meningkatkan kualitas layanan,
Turnamen ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat soliditas para tenaga medis di tengah tugas pengabdian negara.
Presiden Prabowo menjajaki kerja sama STEM dan kedokteran dengan 24 universitas terkemuka Inggris demi memperkuat pendidikan tinggi dan tenaga medis RI.
Relawan Laskar Trisakti 08 bekerja sama dengan Universitas Trisakti mengirimkan bantuan tenaga kesehatan dan obat-obatan ke wilayah terdampak banjir Sumatra.
Proposal ini akan dikirim ke Kementerian Kesehatan paling lambat satu minggu ke depan, sejalan dengan arahan Dinas Kesehatan Sumatra Utara.
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) meluncurkan Mal Pelayanan Publik Digital Nasional (MPPDN), tujuan dari MPPDN yakni mengintegrasikan data perizinan tenaga kesehatan dan medis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved