Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
EKS pimpinan Jamaah Anshorud Tauhid (JAT) Jakarta yang juga mantan narapidana terorisme Haris Amir Falah mendukung langkah pemerintah Indonesia untuk tidak memulangkan eks warga negara Indonesia (WNI) yang bergabung dengan Islamic State (IS).
Dalam sebuah diskusi di di Jakarta, Sabtu (7/3), Haris mengatakan eks WNI yang berangkat menjadi kombatan IS atas pilihan ideologi dan jelas menyatakan tidak mengakui NKRI sebagai negara mereka.
Baca juga: PKS: Jika WNI di Wuhan Dipulangkan, Kenapa Eks ISIS Tidak?
Haris Amir Falah merupakan mantan napiter yang ditangkap dalam kasus pendanaan latihan militer di Jalin Jantho, Aceh, pada 2010 dan divonis 4,5 tahun penjara.
Baca juga: Kombatan IS Eks WNI Bisa Timbulkan Masalah Baru
Disampaikan Haris, sebelum berangkat umumnya simpatisan IS harus melalui pembaiatan setia terhadap IS dan melepaskan kesetiaan dari NKRI. Hal yang harus diantisipasi, kata dia, ialah mereka yang berpura-pura ingin kembali ke NKRI, tetapi masih membawa paham atau ajaran radikal. Sifat seperti itu, ujar Haris, sulit terdeteksi.
"Tapi ada juga orang-orang yang menjadi korban pergi karena pengaruh. Artinya mereka tidak terlibat dan meyakini kebenaran IS. Saya sejak awal tidak setuju," ucapnya.
Baca juga: Pemerintah Pastikan Pulangkan Anak Yatim Piatu Anggota IS Eks WNI
Saat ini berdasarkan data pemerintah Indonesia terdapat 690 eks WNI yang berada di Suriah. Tetapi, Haris memperkirakan jumlahnya lebih dari itu sebab setelah beberapa tahun pindah ke Suriah, para eks WNI tersebut mempunyai anak. Bahkan satu laki-laki dapat menikahi empat orang perempuan.
Ia pun setuju keputusan pemerintah memulangkan anak-anak yatim piatu dari eks WNI yang berusia di bawah 10 tahun ke Indonesia atas alasan kemanusiaan. (X-15)
KPAI menyoroti risiko radikalisme anak di media sosial. Simak peran PP Tunas dan pentingnya pengawasan orang tua dalam melindungi anak di ruang digital.
Keterlibatan aktif orang tua dalam komunitas pengawasan dinilai menjadi faktor kunci dalam memutus mata rantai penyebaran paham ekstrem.
Mencegah radikalisme dan intoleransi berarti menghidupkan kembali nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Ciri berikutnya adalah anak cenderung menarik diri dari pergaulan karena komunitas TCC membuat mereka nyaman sehingga anak-anak lebih suka menyendiri.
Densus 88 mengungkap remaja 14 tahun di Jepara memiliki koneksi dengan pendiri kelompok ekstremis Prancis BNTG dan aktif di komunitas True Crime.
BNPT mencatat 112 anak Indonesia terpapar radikalisasi terorisme lewat media sosial dan gimĀ online sepanjang 2025, dengan proses yang makin cepat di ruang digital.
AS resmi akhiri kehadiran militer 10 tahun di Suriah. Seluruh pangkalan diserahkan ke Damaskus seiring integrasi pasukan Kurdi ke institusi negara. Fokus lawan ISIS.
Dua pemuda asal Pennsylvania ditangkap setelah melempar bom rakitan (IED) berisi paku dan baut saat protes di New York. Tersangka mengaku terinspirasi ISIS.
Ketegangan protes di depan kediaman Wali Kota NYC Zohran Mamdani berujung pada pelemparan bom rakitan. Dua pria ditangkap dan mengaku terinspirasi ISIS.
SEDIKITNYA 31 orang tewas dan 169 lain luka-luka ketika seorang pelaku bom bunuh diri meledakkan dirinya di suatu masjid Syiah selama salat Jumat di ibu kota Pakistan, Islamabad.
INDIA mengutuk serangan bom bunuh diri di suatu masjid Syiah di Islamabad, Pakistan, yang menewaskan sedikitnya 31 orang dan melukai 169 lainnya pada Jumat (6/2).
KELOMPOK militan ISIS mengeklaim bertanggung jawab atas serangan bom bunuh diri pada Jumat (6/2) di satu masjid Syiah, pinggiran Islamabad.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved