Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 70 unit rumah warga di Perumahan Bumi Rawa Tembaga, Jalan Raya Bougenville RT 001/011, Kelurahan Jakasampurna, Bekasi Barat, dibongkar paksa petugas. Dalam pembongkaran ini bentrok antara petugas dan mengakibatkan tidak terhindari. Akibat bentrokan itu, enam warga ditahan petugas.
Berdasarkan data yang diperoleh, sejak Kamis (25/7) pagi warga setempat sudah menolak digusur karena menganggap tidak pernah mendapat sosialisasi dari pemerintah. Mereka mengaku hanya menerima surat peringatan (SP) yang diedarkan tak sampai satu bulan dari tenggat penggusuran yang ditetapkan pemerintah.
“Surat peringatan hanya berselang satu bulan, SP-1 sampai SP-3 dari pemerintah keluar dalam tiga minggu, 12 Juni, 2 Juli, 9 Juli,” ujar Ricky Pakpahan, perwakilan warga yang menolak penggusuran, Kamis (25/7).
Menurut Ricky, warga merasa tidak pernah diajak bicara oleh pemerintah. Padahal warga ingin berdiskusi untuk mengetahui duduk perkara penggusuran karena tanah yang ditempati 57 KK itu diklaim milik negara.
“Warga sudah pernah mengajukan permohonan audiensi, namun Pemerintah Kota Bekasi bergeming,” kata Ricky.
Saat ini, sejumlah mobil yang membawa petugas Satpol PP telah tiba di Perumahan Bumi Rawa Tembaga sejak pukul 07.30 WIB. Sayangnya keinginan warga bernegosiasi telah didahului alat berat yang mulai meratakan permukiman warga. Sebab, pemerintah berdalih tanah tersebut milik negara.
Sebelumnya, terjadi aksi saling dorong antara warga dan petugas Satpol PP. Meski akhirnya barisan warga pun bisa dipecah petugas Satpol PP, namun isak tangis warga tak bisa terakan. (OL-09)
Tanah yang merupakan milik Perum Jasa Tirta (PJT) II itu dibersihkan dari bangunan permanen dan semipermanen guna mengakselerasi proyek pembangunan infrastruktur jalan dan drainase
Transformasi Bekasi dari rawa menjadi kawasan modern. Cerita warga, sejarawan, dan pengamat kota menggambarkan perubahan wajah Bekasi yang terus berkembang.
Kegiatan ini diintegrasikan dengan program lokal bertajuk Sepekan Mengejar Imunisasi (Penari).
Kebakaran hebat melanda SPBE Cimuning Bekasi, Rabu (1/4) malam. Sebanyak 12 orang luka-luka, belasan kendaraan hangus, dan puluhan bangunan terdampak ledakan gas.
Ledakan keras mengguncang Cimuning, Bekasi. Diduga berasal dari SPBE, api masih berkobar dan terdengar ledakan susulan. Warga panik, ambulans berdatangan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat sedikitnya 18 titik banjir dan satu rumah roboh di sejumlah wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved