Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MELAMBANNYA peran kaum muda dalam wilayah politik dan partisipasi publik harus segera dicari solusinya.
Salah satu upaya membangun optimisme itu ialah dengan memperbanyak ruang diskusi publik di kampus-kampus.
“Ruang-ruang untuk merangkul anak muda ke wilayah kultur kebudayaan, kebangsaan ini yang harus dimunculkan lagi,” ujar Ketua Umum PB HMI Saddam Jihad di sela-sela diskusi Pemuda Mana Suaramu, di Jakarta, Sabtu (11/5).
Menurutnya, semua pihak termasuk pemerintah dan parpol harus punya kesamaan paradigma dan frekuensi tentang apa yang dimaknai suara anak muda.
Itu karena sejauh ini ruang publik mendikotomi bahwa pengabdian sosial menjadi tidak terlihat dengan adanya ruang-ruang politik.
“Ketika pengabdian sosial diintimidasi oleh argumentasi-argumentasi politik ini akan berbahaya. Namun, kita harus mengapresiasi bahwa anak muda tidak senyap sebetulnya, real di masyarakat. Oleh karena itu, kita harus membangun optimisme anak muda. Artinya, ruang publik harus diisi oleh kepemimpinan anak muda.”
Ketua Umum GMNI Robayatullah Kusuma Jaya menambahkan sikap kritis mahasiswa dan pemuda masih ada hingga hari ini.
Hanya ruang gerak sebagai faktor utama yang membedakan perjuangan mahasiswa dulu dan sekarang.
Di era digitalisasi, terang dia, mahasiswa cenderung menyampaikan aspirasi dan nalar berpikirnya via media sosial dan bukan turun ke jalan, seperti yang selalu dilakukan mahasiswa dan pemuda di era sebelumnya.
“Dengan aktifnya bermedia sosial, berteknologi, justru ini akan memberikan sumbangsih positif bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Karena dengan memberikan pemahaman melalui medsos, ini saya rasa akan lebih cepat persebaran informasinya,” katanya.
Apabila realitasnya pemuda dan mahasiswa dianggap tak acuh terhadap politik, sambung dia, persoalan tersebut tentu menjadi bahan kritik kepada parpol dan elite politik yang ternyata kurang gencar memberikan pendidikan politik di dunia kampus.
“Contoh, pendidikan politik hanya diberikan jelang pesta demokrasi, itu menjadi catatan. Tidak pernah pendidikan politik diberikan di luar jadwal, yakni pesta demokrasi di mulai. Itu jarang kita temukan,” pungkasnya. (Gol/P-1)
Ia menjelaskan, upaya memperkuat kepercayaan publik dilakukan melalui peningkatan sistem pengawasan internal, penguatan kontrol terhadap hakim konstitusi.
Di tingkat nasional, Unika Atma Jaya menempati peringkat #4 PTS terbaik se-Indonesia dan peringkat #22 dari seluruh Perguruan Tinggi se-Indonesia.
President University mengukuhkan tiga Guru Besar baru: Prof. Anton Wachidin, Prof. Erwin Sitompul, dan Prof. Jhanghiz Syahrivar untuk perkuat riset nasional.
Kolaborasi antara lembaga peradilan dan perguruan tinggi dinilai semakin penting dalam memperkuat pemahaman konstitusi di Indonesia.
Bagi mahasiswa internasional, memilih kampus tidak hanya soal kualitas akademik, tetapi juga kenyamanan tempat tinggal dan jaminan keamanan.
Institut Teknologi Bandung (ITB) menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Prasetiya Mulya dalam penyelenggaraan Program Sarjana-Magister Terintegrasi (PSMT).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved