Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KHOTBAH dalam rumah ibadah yang kerap berisi materi provokasi, fitnah, dan hoaks dianggap sudah meresahkan. Untuk itu, sejumlah santri yang tergabung dalam Forum Musyawarah Pondok Pesantren (FMPP) Se-DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten, berkumpul untuk mengkritisinya.
Ketua Penasehat FMPP Asnawi Ridwan sengaja mengangkat tema khotbah provokatif karena merupakan isu aktual yang kerap ditemui jelang pemilu.
"FMPP itu membahas soal-soal teraktual, permasalah-permasalahan yang kekinian di antaranya adalah tentang khotbah yang penuh provokasi. Muatannya provokatif, berisi hoaks dan fitnah," ujar Asnawi yang ditemui di Pondok Pesantren Miftahul Ulum, Cilandak, Jakarta Selatan, Sabtu (13/4).
Asnawi menegaskan khotbah provokatif yang berisikan fitnah dan hoaks tidak hanya menyalahgunakan fungsi rumah ibadah, tetapi juga dapat membawa masyarakat ke dalam perpecahan.
"Memang saat ini hal tersebut betul-betul terjadi. Banyak masjid yang seharusnya digunakan untuk menebarkan Islam Rahmatan lil Alamin, tapi sekarang beralih fungsi, justru menjadi pusat dan menjadi perpecahan masyarakat, karena adanya khotib ataupun ceramah yang isinya provokasi, fitnah dan hoaks," terang Asnawi.
Baca juga: Rizieq Shihab Ajak Pakai Mimbar Khotbah untuk Dukung Prabowo-Sandiaga
Asnawi menilai, khotbah bermuatan provokatif, fitnah dan hoaks dalam rumah ibadah harus segera dihentikan, karena dapat membudaya dalam kontestasi pemilu selanjutnya. Untuk itulah, sejumlah santri berkumpul dalam acara ini untuk mengambil sikap tegas menghentikannya.
"Saya kira problem masalah khotbah yang penuh provokasi itu akan terus berlanjut sampai setelah pemilu, pilpres dan pileg ini. Berlanjut ke pilkada dan seterusnya. Hal ini harus secepatnya dihentikan," pungkas Asnawi.
Forum musyawarah pondok pesantren se-DKI, Jawa Barat dan Banten merupakan kegiatan rutin setiap enam bulan sekali yang dihadiri oleh delegasi dari delapan puluh pesantren dari tiga provinsi besar tersebut.(OL-5)
Ia menambahkan, Kemenag tengah melakukan pembenahan melalui kebijakan Satu Data Kemenag guna meningkatkan akurasi dan konsistensi data.
MENAG Nasaruddin Umar menegaskan pentingnya pesantren untuk terus berkembang mengikuti dinamika zaman, tanpa mengabaikan nilai-nilai keislaman sebagai fondasi utama pendidikan.
Menag Nasaruddin Umar menegaskan komitmennya dalam memperkuat satuan pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama melalui pengajuan tambahan anggaran
Kemenag memperkuat literasi digital bagi siswa dan santri sebagai bagian dari implementasi PP TUNAS untuk perlindungan anak di ruang digital.
Kementerian Koperasi (Kemenkop) resmi menjalin kerja sama dengan Pengurus Besar Al Jam’iyatul Washliyah untuk memperkuat pengembangan koperasi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
WAKIL Ketua MPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), menegaskan peran strategis pondok pesantren sebagai rumah peradaban dan sumber kader pemimpin bangsa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved