Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi diminta untuk menyampaikan permohonan maafnya kepada publik. Permintaan itu dia ucapkan sebagai tindaklanjut laporan yang dibuat salah seorang warga setempat atas dugaan pelanggaran pendistribusian surat suara menggunakan truk terbuka beberapa waktu lalu.
“Sebagai warga Kota Bekasi saya meminta Ketua KPU Kota Bekasi, Nurul Sumarheni untuk menyatakan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya Warga Kota Bekasi secara terbuka di media elektronik, cetak dan online,” kata Amsar, waga Bekasi Utara, Jumat (5/4).
Baca juga: Bareskrim Terima 554 Laporan Pelanggaran Kampanye
Menurut Amsar, hal ini harus dilakukan apalagi beberapa waktu lalu pimpinan KPU mengakui adanya kelalaian. Selain menyampaikan permohonan maaf, KPU Kota Bekasi juga harus mengubah sistem pendistribusian surat suara menggunakan truk tertutup. Sebab, penggunaan truk terbuka dianggap kurang memenuhi unsur keamanan.
“Kita berharap agar di kemudian hari tidak ada lagi penyelenggara Pemilu yang melakukan kelalaian atau kecerobohan seperti ini,” kata dia.
Pada persidangan kedua di kantor Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Bekasi, Kamis (4/4) kemarin, mengagendakan pemeriksaan ini menghadirkan dua saksi dari pihak pelapor bernama Fajar dan Yasno. Sementara, Ketua KPU Kota Bekasi Nurul Sumarheni didampingi oleh Komisioner KPU Kota Bekasi bidang Hukum, Achmad Edwin Solihin.
Dalam kesempatan itu, beberapa kali suara majelis pimpinan sidang meninggi karena terlapor dari pihak KPU Kota Bekasi melenceng dari tema. Ucapan Ali meninggi karena Komisioner KPU bidang Hukum menyampaikan dalam sidang bahwa Bawaslu tidak berhak menyidangkan perkara ini. (O-6)
Tanah yang merupakan milik Perum Jasa Tirta (PJT) II itu dibersihkan dari bangunan permanen dan semipermanen guna mengakselerasi proyek pembangunan infrastruktur jalan dan drainase
Transformasi Bekasi dari rawa menjadi kawasan modern. Cerita warga, sejarawan, dan pengamat kota menggambarkan perubahan wajah Bekasi yang terus berkembang.
Kegiatan ini diintegrasikan dengan program lokal bertajuk Sepekan Mengejar Imunisasi (Penari).
Kebakaran hebat melanda SPBE Cimuning Bekasi, Rabu (1/4) malam. Sebanyak 12 orang luka-luka, belasan kendaraan hangus, dan puluhan bangunan terdampak ledakan gas.
Ledakan keras mengguncang Cimuning, Bekasi. Diduga berasal dari SPBE, api masih berkobar dan terdengar ledakan susulan. Warga panik, ambulans berdatangan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat sedikitnya 18 titik banjir dan satu rumah roboh di sejumlah wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved