Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM sejarah panjang Piala Dunia FIFA, mencetak gol adalah tugas tersulit sekaligus paling prestisius. Namun, bagi segelintir pemain, membobol gawang lawan tampak begitu mudah dalam satu turnamen tunggal. Hingga saat ini, nama legenda Prancis, Just Fontaine, tetap kokoh di puncak singgasana sebagai pencetak gol terbanyak dalam satu edisi Piala Dunia.
Berdasarkan data sejarah yang dihimpun, rekor Fontaine tercipta pada Piala Dunia 1958 di Swedia. Dalam turnamen tersebut, ia berhasil menyarangkan 13 gol hanya dalam enam pertandingan. Pencapaian ini dianggap sebagai salah satu rekor olahraga yang paling sulit dipecahkan di era sepak bola modern.
Just Fontaine memulai turnamen dengan hat-trick melawan Paraguay dan menutupnya dengan empat gol ke gawang Jerman Barat dalam perebutan tempat ketiga. Ketajaman Fontaine di Stadion Rasunda, Solna, dan beberapa kota lain di Swedia kala itu memastikan namanya tertulis dengan tinta emas, meski Prancis gagal menjadi juara setelah dihentikan Brasil di semifinal.
Sebelum era Fontaine, dunia mengenal Sandor Kocsis dari Hungaria yang tampil fenomenal pada 1954. Berikut adalah daftar pemain dengan jumlah gol terbanyak dalam satu perhelatan Piala Dunia:
| Pemain | Negara | Jumlah Gol | Edisi Piala Dunia |
|---|---|---|---|
| Just Fontaine | Prancis | 13 | Swedia 1958 |
| Sandor Kocsis | Hungaria | 11 | Swiss 1954 |
| Gerd Muller | Jerman Barat | 10 | Meksiko 1970 |
| Ademir | Brasil | 9 | Brasil 1950 |
| Eusebio | Portugal | 9 | Inggris 1966 |
Di era sepak bola modern, mencetak lebih dari 10 gol dalam satu turnamen menjadi misi yang hampir mustahil. Sebagai perbandingan, Kylian Mbappe yang tampil luar biasa di Piala Dunia 2022 Qatar "hanya" mampu mengoleksi 8 gol, jumlah yang sama dengan Ronaldo Nazario pada edisi 2002.
Sistem pertahanan yang lebih terorganisir dan intensitas pertandingan yang tinggi membuat catatan 13 gol milik Fontaine tetap menjadi standar emas yang belum terlampaui selama lebih dari enam dekade. Apakah rekor ini akan pecah di masa depan? Mengingat jumlah peserta Piala Dunia yang akan bertambah, peluang itu tetap ada, namun ketajaman murni seperti yang ditunjukkan Fontaine di Swedia akan selalu menjadi tolok ukur kehebatan seorang penyerang.
PENAFIAN
Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.
Luka Modric menjalani operasi patah tulang pipi usai laga AC Milan vs Juventus. Pelatih Kroasia Zlatko Dalic yakin sang kapten siap tampil di Piala Dunia.
IFAB dan FIFA resmi perkenalkan aturan kartu merah bagi pemain yang tutup mulut saat konfrontasi dan aksi mogok tanding di Piala Dunia.
Pasca percobaan pembunuhan Donald Trump, Gedung Putih mendesak pembukaan kembali Departemen Keamanan Dalam Negeri demi kelancaran Piala Dunia 2026.
Erling Haaland dan Vinicius Junior berkolaborasi dalam kampanye 'For Fans, Everywhere' menyambut FIFA World Cup 2026 di Amerika Utara.
Gelandang AC Milan Luka Modric harus menyudahi musim lebih cepat setelah menjalani operasi tulang pipi akibat benturan di laga kontra Juventus.
TVRI resmi membuka pendaftaran nonton bareng (nobar) berlisensi Piala Dunia 2026 melalui program Bola Gembira. Tersedia kategori komersial dan gratis.
Fontaine mencetak rekor gol di Piala Dunia itu saat mengantarkan Prancis mencapai babak semifinal pada Piala Dunia 1958 di Swedia sebelum Les Bleus menyerah 5-2 dari Brasil, yang diperkuat Pele.
Just Fontine merupakan pemegang rekor sebagai pencetak gol terbanyak dalam satu gelaran Piala Dunia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved