Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
POTENSI bahaya kebakaran pada kendaraan bisa terjadi dengan berbagai sebab. Pada mobil bermesin konvensional, kebakaran yang paling menakutkan adalah ketika melibatkan unsur bahan bakar, sementara pada kendaraan listrik adalah kebakaran akibat kerusakan baterai.
Berbeda dengan kendaraan pada umumnya, kebakaran pada kendaraan listrik yang melibatkan baterai membutuhkan penanganan khusus. Jika salah penanganan justru akan menambah risiko yang lebih besar lagi, bahkan risiko kematian.
Kerusakan baterai bisa dilihat dari bentuk fisik yang terlihat mengelembung. Jika dipaksakan untuk diisi (charge) maka pada titik tertentu baterai akan mengalami kerusakan total yang ditandai timbulnya asap. Kalau sudah masuk tahap itu, dalam tempo hanya beberapa detik, baterai akan meledak dan terbakar akibat proses thermal runaway.
Baca juga : Mengantisipasi Bahaya Laten Kebakaran pada Kendaraan Listrik
Pada kondisi ini, baterai sulit dipadamkan karena kebakaran jenis ini tidak membutuhkan oksigen untuk bisa terjadi. Bahkan saat direndam dalam air, baterai akan terbakar terus dan hal itu bisa berlangsung dalam 2 sampai 4 hari hingga energi yang dikandungnya benar-benar habis.
Selain menimbulkan kobaran dan semburan api bahkan ledakan yang kuat. kebakaran pada baterai lithium juga menghasilkan gas beracun yang sangat berbahaya bagi manusia dan mahluk hidup. Beberapa material alat pemadam kebakaran juga justru berpotensi memperbesar kebakaran pada baterai lithium. Contohnya: air biasa dan serbu. Oleh karena itu, dibutuhkan pengetahuan yang cukup untuk menangani kebakaran pada kendaraan listrik berbasis baterai.
Business Unit Director PT Indolok Bakti Utama (IBU) Wahyu Widodo mengatakan bahwa saat baterai mulai berasap langkah yang harus diambil adalah segera mengambil tidakan pemadaman yang tepat hanya dalam hitungan detik. "Langkah pemadaman ditujukan untuk mencegah agar api yang timbul akibat terbakarnya baterai tidak menjangkau bahan magnesium (logam yang mudah terbakar)," ujar Wahyu.
Baca juga : Padamkan Kebakaran di SMAN 6 Jakarta, Petugas Keamanan Meninggal Dunia
Bila magnesium terbakar, sambung Wahyu, dia akan sulit dipadamkan bahkan saat direndam air. "Contohnya bisa kita lihat pada proses pengelasan di bawah laut. Itu menggunakan bahan magnesium," jelas Wahyu.
Menanggapi kian maraknya kendaraan listrik di Indonesia, perusahaan solusi keamanan dan keselamatan IBU merilis produk Alat Pemadam Api Ringan (APAR) Gunnebo F-500 EA (encapsulator agent) yang formulasinya dapat menangani kebakaran pada mobil listrik berbaterai lithium. Gunnebo F-500 memiliki formula untuk menangani kebakaran dengan rating: A/B/D/Li.
Itu artinya, APAR Gunnebo dapat menangani:
- A untuk kebakaran pada benda padat: kayu, kain, karet dan sebagainya.
- B untuk kebakaran pada benda cair: minyak, pelarut, bahan bakar minyak dan lain sebagainya.
- D untuk kebakaran pada bahan logam mudah terbakar: magnesium, titanium, lithium, pottasium, hingga zirconium.
Baca juga : DKI Jakarta Kekurangan Petugas Pemadam Kebakaran
Menurut Indra Dwi Sunda selaku Marketing Communication & Manager PT Indolok Bakti Utama dan PT Gunnebo Indonesia Distribution, Indolok merupakan anak perusahaan Gunnebo dari Swedia, negara yang terkenal concern di bidang safety sekaligus penghasil produk-produk yang terkenal dengan durability-nya.
"Selain itu, mereka juga sangat concern dalam urusan sustainability, alias berkelanjutan," imbuh," Indra kepada wartawan di Gandaria City, Kamis (29/2).
F-500 EA diklaim ramah lingkungan karena 100% bebas fluorine, non-korosif, dan 100% dapat terurai di alam. Alhasil penggunaannya tidak berbahaya bagi lingkungan. Dengan bahan non-korosif, alat pemadam ini tidak meninggalkan kerusakan tambahan yang biasa terjadi usai peristiwa kebakaran.
Meskipun demikan, Gunnebo F-500 EA tidak dianjurkan untuk memadamkan kabakaran instalasi listrik yang masih bertegangan, karena material dasar dari pemadam ini adalah air yang masih memiliki sifat konduktif. (S-3)
PETUGAS Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Cimahi mengevakuasi seekor ular sanca yang terjebak di atas tiang listrik di Jalan Kamarung, Kelurahan Cibabat, Kecamatan Cimahi Utara, Kamis (23/4).
Sebanyak 80 personel Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur (Gulkarmat) dikerahkan untuk memadamkan kebakaran gudang di Jalan Komarudin Lama.
Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan memperingati hari jadi yang ke-107, pada 1 Maret 2026.
Sebanyak enam unit mobil pemadam kebakaran bersama 36 personel Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur dikerahkan.
Petugas pemadam kebakaran menunjukkan respons yang cukup impresif dengan tiba di lokasi kejadian hanya enam menit setelah laporan diterima, yakni pukul 21.31 WIB.
Kebakaran melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Pedongkelan Belakang, RT 03/RW 14, Kelurahan Cengkareng Timur, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (31/1) dini hari.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Marulitua Sijabat menegaskan, langkah mitigasi telah disiapkan untuk merespons dinamika iklim ekstrem tersebut.
Sebanyak 41 kios di Pasar Baru Tuban ludes terbakar. Kapolres Tuban terjunkan 35 personel dan menunggu Tim Labfor Polda Jatim untuk selidiki penyebabnya.
Asril mengatakan kebakaran terjadi pukul 13.45 WIB dan hingga kini sumber api masih dalam penyelidikan.
George mengatakan pihak berwenang secara aktif membantu mengoordinasikan pendataan korban untuk keperluan evakuasi dan distribusi bantuan.
Kebakaran lahan di Desa Pandurungan, Tapanuli Tengah, dipicu pembakaran sampah. Api sempat mendekati rumah warga sebelum dipadamkan tim gabungan TNI dan Damkar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved