Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBAGAI penunjang aktivitas dan rutinitas bagi kebanyakan orang, mobil bertransmisi manual masih sering digunakan dan diandalkan banyak pengendara. Alasannya antara lain durabilitas dan performanya yang baik.
Kendati demikian, mobil bertransmisi manual tetap butuh perlakuan yang baik agar awet dan dapat digunakan dalam jangka waktu yang lebih panjang.
Baca juga: Mitsubishi Siapkan Posko dan Bengkel Siaga Akhir Tahun
Berikut tiga tips berkendara mobil bertransmisi manual dari Assistant to Service Dept Head PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) Hariadi.
1. Injak pedal akselerator secara perlahan ketika putaran mesin masih rendah
Saat melaju dengan kecepatan rendah pada gigi percepatan yang lebih tinggi, hindari perilaku menginjak pedal akselerator secara dalam dan mendadak. Pasalnya, hal itu sama saja memaksa mesin untuk bekerja sangat keras.
Perilaku tersebut dapat menyebabkan tekanan dan beban yang tidak semestinya terjadi pada mesin. Pada akhirnya itu akan berdampak pada performa dan keawetan mesin.
Jika pengendara memerlukan penambahan kecepatan, pengendara disarankan menginjak pedal akselerator dengan perlahan atau dengan menurunkan gigi percepatan transmisi terlebih dahulu sebelum berakselerasi.
2. Gunakan engine brake saat deselerasi dengan halus
Pada kondisi tertentu yang masih aman, penurunan kecepatan atau deselerasi dapat saja terjadi secara efisien tanpa banyak menginjak pedal rem secara dalam, asalkan urutannya sudah benar.
Yang dimaksudkan dengan urutan adalah perpindahan dari gigi percepatan tinggi ke gigi percepatan yang lebih rendah harus dilakukan. Misalnya saja Anda sedang berkendara pada gigi 4 maka tidak boleh langsung pindah ke gigi 2 apalagi gigi 1.
Perpindahan harus melalui gigi 3 terlebih dahulu sehingga perpindahan juga terjadi dengan lebih halus dan menjaga kualitas mesin, kecuali dalam kondisi emergency atau darurat untuk menurunkan percepatan kendaraan.
Saat terjadi engine brake maka konsumsi bahan bakar akan berkurang dan kendaraan akan melambat. Jika dilakukan, penggunaan rem juga dapat diminimalisasi sehingga kampas rem lebih awet.
Putaran yang terjadi pada mesin akan menahan kecepatan mobil dan jika sudah diperlukan pengendara bisa kembali menginjak pedal akselerator. Teknik ini digunakan agar mobil lebih mudah dikendalikan, baik pada kondisi jalanan menurun, pada saat hujan dan saat melaju di jalan raya.
3. Lepas pedal kopling secara perlahan
Melepas pedal kopling secara cepat akan membuat kendaraan tersentak sekaligus memberikan tekanan lebih pada mesin dan transmisi. Hal itu akan berpengaruh karena akan menyebabkan kopling menjadi panas. Jika diteruskan atau menjadi kebiasaan, umur pakai komponen kopling akan lebih cepat.
Maka dari itu, pengendara harus memperhatikan cara melepaskan kopling secara perlahan agar mobil tidak berjalan dengan menyentak.
"Dengan informasi yang diberikan ini, kami berharap konsumen dapat memahami sepenuhnya mengenai cara berkendara yang baik agar dapat mempengaruhi performa dan umur pakai mesin mobil. Kebiasaan tersebut sebisa mungkin diterapkan maupun dihindari untuk yang negatifnya, agar tetap perjalanan tetap terasa aman dan nyaman ketika berkendara jarak dekat maupun jauh," kata Hariadi dalam keterangan resmi, Senin (26/12).
"Pengendara pun juga harus memastikan untuk selalu melakukan perawatan rutin untuk hindari adanya kerusakan yang mempengaruhi tingginya biaya perawatan kendaraan," pungkasnya. (OL-16)
Penggunaan AC mobil yang tidak sehat ternyata memicu pemborosan BBM. Simak penjelasan ahli mengenai komponen AC dan tips perawatannya agar tetap efisien.
Pakar ITB Yannes Martinus Pasaribu ungkap alasan mobil Tiongkok ungguli merek Jepang di pasar Indonesia, mulai dari fitur melimpah hingga insentif EV.
Simak tips ahli otomotif ITB tentang cara merawat mobil saat ditinggal lama, mulai dari tekanan ban hingga urusan aki dan rem tangan.
Simak tips dari Suzuki untuk menghilangkan jamur membandel pada cat mobil menggunakan bahan rumahan seperti pasta gigi hingga cuka apel.
Setelah perjalanan mudik jarak jauh di atas 500 km, terutama jika kendaraan kita yang umumnya sempat membawa beban berlebih, pemeriksaan dasar menjadi sangat penting.
Salah satu fitur paling menonjol dari BYD Song Ultra EV adalah kemampuan flash charging yang memungkinkan pengisian daya baterai dari 10% hingga 70% hanya dalam waktu sekitar lima menit.
Peluncuran ini menandai babak baru perjalanan elektrifikasi Nasional, Suzuki resmi menghadirkan eVITARA sebagai model Battery Electric Vehicle (BEV) global perdana di Indonesia.
Di pasar Tiongkok, motor ini dibanderol sekitar Rp24,6 jutaan jika dikonversi ke rupiah. Harga tersebut membuatnya bersaing ketat dengan skutik 125 cc lainnya
Jika Suzuki Saluto 125 hadir dengan nuansa klasik yang lebih lembut, US125T justru menonjolkan karakter mewah lewat detail lebih tajam dan desain yang lebih berani.
Kebutuhan terhadap kestabilan pasokan kendaraan yang akan diekspor telah dihitung matang oleh Suzuki lewat pengoperasian fasilitas produksi dengan sistem maupun teknologi mutakhir
Suzuki mampu mengupayakan rata-rata kandungan komponen dalam negeri lebih kurang 63% untuk Fronx, serta lebih kurang 82% bagi Satria.
Suzuki mengapresiasi kepercayaan publik terhadap SUV 7-seater terlarisnya dengan menghadirkan varian tertinggi bertema khas serta tampil elegan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved