Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN CEO Nissan, Carlos Ghosn mengaku jika dirinya tidak bersalah. Bahkan dirinya menuduh ada persekongkolan yang dilakukan oleh para petinggi Nissan lainnya untuk menggulingkan dirinya.
Baru-baru ini Ghosn berbicara dengan Nikkei dari tempat penahanannya Tokyo, Jepang, tempat Ia ditahan sejak 19 November 2018. Pria itu bersikeras menyatakan bahwa dia tidak bersalah.
Dalam pernyataannya Ghosn menyebutkan bahwa eksekutif Nissan lainnya memaksanya keluar dengan dalih terjadi pengkhianatan. Ia juga menegaskan bahwa tuduhan terhadap dirinya tentang manipulasi laporan keuangan dibuat dengan tujuan menyingkirkan posisinya.
Baca juga: Carlos Ghosn Hengkang dari Renault
Sebelumnya dia telah membahas rencana dengan CEO Nissan Hiroto Saikawa untuk mengintegrasikan Nissan, Renault, dan Mitsubishi dengan tujuan memastikan ketiganya berada di bawah satu perusahaan induk.
Pria kelahiran Brasil ini juga menolak tuduhan bahwa ia menjalankan Nissan dengan kekuasaan yang tidak demokratis, alih-alih mengklaim bahwa ia hanyalah seorang pemimpin yang kuat. CNN melaporkan bahwa banyak eksekutif Nissan merasa tidak nyaman dengan Renault dan Ghosn, yang berpotensi mendapatkan kendali penuh dari pabrikan mobil Jepang.
Ghosn ditangkap pada November 2018 dengan tuduhan memalsukan laporan keuangan karena tidak melaporkan kompensasinya. Ia juga telah didakwa dengan tuduhan melanggar kepercayaan atas keterlibatan keuangannya dengan seorang pengusaha Arab Saudi.
Jaksa menuntutnya dengan sangkaan penggelapan uang perusahaan sebesar 80 juta dolar AS atau sekitar Rp1,1 triliun antara 2010 dan 2018 untuk kepentingan pribadi. Selama wawancara dengan Nikkei, Ghosn mengatakan pengaturan ini telah disetujui oleh para eksekutif di Nissan. (Medcom/OL-7)
Belanja militer global pada 2025 mencatatkan rekor baru sebesar US$2,89 triliun atau setara Rp49,79 kuadriliun. Lonjakan sebesar 2,9% ini didorong oleh ketidakpastian keamanan global
Dalam wawancara dengan penyiar publik RTVE, Albares menyebut kondisi di Libanon mencerminkan pola yang mengkhawatirkan.
Komisi Eropa juga merekomendasikan pemberian subsidi transportasi umum dan pengurangan PPN pada pompa kalor, boiler, dan panel surya, katanya.
Setelah pertemuan tersebut, Rutte kemudian menyampaikan kepada para mitra di Eropa bahwa Washington menuntut "komitmen konkret" dalam beberapa hari ke depan.
Uni Eropa, Jerman, dan Inggris kompak tolak permintaan AS kirim pasukan ke Selat Hormuz. Fokus pada diplomasi demi cegah lonjakan harga minyak global. Simak!
Israel melakukan genosida di Gaza dan melancarkan serangan di Libanon dan negara-negara lain.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved