Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MINGGU (9 April) saat umat Kristen di seluruh dunia merayakan Paskah (kebangkitan Yesus Kristus/Isa Almasih), saya mengikuti ibadah di gereja subuh pukul 05:00 WIB. Saya dan istri sengaja ikut ibadah subuh, sebab selama pandemi covid-19 masih ganas-ganasnya, gereja kami (GKJ Tangerang) 'mengistirahatkan' ibadah pukul 05:00. Baru Paskah tahun ini, ibadah subuh dibuka lagi.
Lewat ibadah subuh- tanpa bermaksud tidak menganggap penting ibadah di luar jam itu- saya bisa lebih menghayati makna kebangkitan Kristus yang juga terjadi pagi-pagi hari, dan membuat heboh penguasa Romawi pada saat itu.
Mendengar khotbah dan doa pendeta kami, Pdt Matias Filemon Hadiputro, saya akhirnya bisa memahami ternyata Paskah (kebangkitan Kristus dari kematian-Nya) lebih dari 2000 tahun yang lalu didahului dengan intrik dan konspirasi.
Goal dari intrik dan konspirasi yang dirancang oleh tentara penjaga kubur Yesus- mereka representasi dari penguasa Romawi- dan 'pemuka agama' pada masa itu adalah jangan sampai raibnya Yesus dari kubur yang tertutup rapat dengan batu bulat itu sebagai rencana Allah.
Intinya penguasa pada saat itu, juga pemuka agama (hampir semuanya munafik), menghendaki jangan sampai fakta tentang Kristus yang sesungguhnya diketahui publik. Mereka tidak ingin penganiayaan keji yang sudah menimpa Kristus beberapa hari sebelumnya hingga mati 'tak terhormat' di kayu salib berlalu sia-sia begitu saja. Konkretnya, sekali 'bonyok', Yesus harus 'bonyok' sekalian. Maaf, ini kesimpulan saya dan menggunakan istilah itu.
Kabar bohong dan hoaks pun dirancang. Setelah para tentara yang menjaga kubur Yesus melaporkan ke imam kepala (pemuka agama) bahwa Yesus sudah tida ada di tempatnya (kubur kosong), sang imam kepala pun meminta kepada para tentara agar berbohong dan memfitnah bahwa para murid Yesus telah mencuri jenazah Yesus.
Rekayasa fakta yang tentu sangat tidak masuk akal, sebab sejak Yesus dimakamkan, para tentara itu ditugaskan menjaga makam Yesus. Namun, setelah para tentara atau prajurit Romawi bertemu dengan sang imam kepala, mereka mengikuti begitu saja siasat sesat sang imam kepala. Apalagi setelah para prajurit menerima imbalan uang. Mereka pun rela menjadi pendengung info bohong tentang kebangkitan Yesus.
Saat para perempuan akan berziarah ke kubur Yesus keesokan harinya dan melihat jenazah Yesus sudah tidak ada di sana, suasana menjadi semakin kacau balau. Tafsir atas fakta yang mereka lihat bermacam-macam. Untunglah dalam suasana seperti itu, Allah lewat malaikat memberi tahu para perempuan bahwa Yesus memang telah bangkit. Mereka pun tenang. Allah telah menunjukkan kebenaran.
Menengok situasi saat ini, saya coba merenungkan, ternyata fakta peristiwa Paskah ribuan tahun lalu masih terjadi di zaman modern ini. Intrik, konspirasi dan hoaks bertebaran di mana-mana, apalagi di negeri kita yang sebentar lagi akan menggelar Pemilu Serentak 2024 yang di dalamnya ada pemilihan presiden (pilpres).
Di tahun-tahun politik ini, fakta dan kebenaran dijungkirbalikkan, lalu terekayasalah info-info berupa teks, pidato, ceramah, gambar dan video yang kebenarannya diragukan, membuat bingung masyarakat. Ironisnya, banyak warga yang percaya begitu saja. Apalagi jika informasi yang diterima lewat berbagai media, memuaskan atau sejalan dengan pikiran atau praduga mereka.
Kita bisa bayangkan betapa bahayanya kabar bohong. Di zaman Yesus yang belum ada saluran media komunikasi canggih, kabar bohong pun dipercaya dan turun temurun hingga saat ini. Kita sudah sepakat bahwa 'kebenaran' yang ideal, bahkan hakiki buat bangsa kita ialah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Namun, kenyataannya, karena banyaknya kabar bohong, muncul krisis kepercayaan di masyarakat. Lebih memprihatinkan jika krisis kepercayaan itu karena masyarakat miskin informasi, kemudian ditafsirkan sendiri-sendiri, apalagi jika didasarkan dengan kebencian yang begitu membuncah.
Saya berdoa, semoga itu tidak terjadi, apalagi sampai berlarut-larut. Selamat Paskah. Allah memberkati bangsa Indonesia.
PAUS Fransiskus dalam kondisi stabil setelah mendapatkan perawatan intensif akibat penyakit pneumonia.
MUNGKINKAH Paus Fransiskus menyebarkan klaim yang telah lama dibantah bahwa Yesus ialah seorang Palestina?
ADEGAN kelahiran Yesus yang dibungkus keffiyeh diresmikan pada acara peresmian Adegan Kelahiran dan Pohon Natal oleh Paus Fransiskus pada Sabtu (7/12) di Lapangan Santo Petrus.
SEKITAR 10 ribuan jemaat akan mengikuti ibadat Kenaikan Yesus Kristus di Gereja Katolik Hati Kudus Yesus (HKY) Surabaya. Pesan yang disampaikan adalah mewartakan kebenaran.
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengatakan ajaran Yesus sarat dengan semangat pelayanan dan persahabatan universal.
Perayaan Natal itu mengambil tema “Persaudaraan dalam iman Kristus membentuk integritas, profesionalisme dan menerangi dunia’
Polres Metro Depok memastikan video viral penampakan pocong di Pasir Putih, Sawangan, adalah hoaks. Warga diminta bijak bermedia sosial.
Presiden Prabowo Subianto menceritakan pengalamannya menjadi korban deepfake AI yang membuatnya mahir pidato bahasa arab hingga bernyanyi merdu. Simak peringatannya soal bahaya hoaks!
Anggota DPD RI Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna dilaporkan ke Polda Bali oleh PENA NTT terkait dugaan penyebaran informasi hoaks.
Bulog bantah berita hoaks tentang jabatan Direktur Utama Perum Bulog menjadi Kabais TNI.
Mulan Jameela buka suara soal hoaks yang menyinggung profesi guru. Ia menegaskan tidak pernah membuat pernyataan tersebut dan mengajak publik lebih bijak menyaring informasi.
Hingga saat ini, BGN belum menyusun maupun membahas petunjuk teknis (juknis) terkait penyaluran program MBG dalam kondisi pembelajaran jarak jauh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved