Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
GANDA putra Indonesia, Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi, sukses mengamankan tiket ke babak perempat final Badminton Asia Championships (BAC) 2026. Kepastian ini diraih setelah mereka menumbangkan wakil Tailan, Chaloempon Charoenkitamorn/Worrapol Thongsa-Nga, dalam laga yang menguras stamina.
Berlaga di Ningbo Olympic Sports Centre, Tiongkok, Kamis (9/4), pasangan yang akrab disapa Alo/Devin ini menang melalui pertarungan sengit tiga gim dengan skor akhir 22-20, 15-21, dan 21-15.
Kemenangan itu diraih melalui perjuangan keras, terutama pada gim pembuka di mana pasangan Indonesia sempat tertinggal cukup jauh.
Ali mengakui bahwa mereka terlambat panas sehingga harus mengejar defisit poin yang cukup lebar sebelum akhirnya mampu membalikkan keadaan.
"Game pertama kami kalah start jadi sempat ketinggalan 5-6 poin. Untuk pola permainan kami lebih mau main no lob pendek karena lawan pola no lob panjangnya lumayan bagus," ungkap Ali.
Memasuki gim penentu, Ali/Devin mampu menjaga konsistensi permainan untuk mengamankan tiket ke babak delapan besar.
Hasil itu sekaligus membuka peluang besar bagi mereka untuk menghadapi unggulan utama asal Korea Selatan, Kim Won Ho/Seo Seung Jae, di babak selanjutnya.
Devin menyatakan rasa bangga atas pencapaian tersebut dan menegaskan kesiapannya untuk menghadapi tantangan besar besok.
"Jika bertemu Kim Won Ho/Seo Seung Jae dari saya pastinya mau menjaga dari segi istirahat, pikiran dan kesiapannya harus lebih dari biasanya karena tidak gampang melawan nomor satu dunia," kata Devin.
Selain aspek mental dan fisik, Devin juga menyoroti keuntungan teknis yang dimiliki pasangan ini. Sebagai pemain dengan pegangan tangan kiri, ia berharap hal tersebut dapat memberikan kesulitan tersendiri bagi lawan dalam mengantisipasi arah datangnya bola.
"Sebagai pemain dengan pegangan tangan kiri keuntungan yang kami dapatkan mungkin lawan akan mendapatkan bola yang terbalik namun tergantung lawan juga akan membaca permainannya seperti apa," kata Devin.
(P-4)
Perlawanan sengit terjadi di gim kedua saat Fajar/Fikri sempat tertinggal. Namun, mereka mampu membalikkan keadaan dengan meningkatkan tekanan.
Fajar/Fikri melaju mulus ke babak 16 besar Badminton Asia Championships (BAC) 2026 usai tekuk wakil UEA. Sementara Raymond/Joaquin harus gugur secara dramatis. Simak ulasannya!
Sabar/Reza sukses melaju ke 16 besar Badminton Asia Championships (BAC) 2026 usai tekuk wakil Thailand. Sementara itu, Ana/Trias harus gugur. Simak ulasan laganya!
Ia menambahkan bahwa pertemuannya dengan pemain-pemain senior di BATC menjadi modal berharga.
Korea Selatan menjadi juara umum Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2026 setelah meraih tiga gelar, sementara Indonesia raih dua perunggu. Tiongkok dapat dua gelar.
Dua wakil Indonesia, Fajar/Fikri dan Tiwi/Fadia, akan berjuang di semifinal Kejuaraan Bulu Tangkis Asia (BAC) 2026 di Ningbo, China. Cek jadwalnya!
Ganda putri Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum soroti aspek keberanian dan ketenangan usai kalah dari wakil Jepang di perempat final BAC 2026.
Ganda putra Devin/Faathir petik pelajaran berharga usai kalah dari unggulan pertama di BAC 2026.
Langkah Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah terhenti di 16 besar Badminton Asia Championships (BAC) 2026 usai kalah dari unggulan pertama asal China.
Alwi Farhan petik pelajaran berharga usai kalah dari Kodai Naraoka di BAC 2026. Alwi kini fokus persiapan Thomas Cup 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved