Fajar/Fikri dan Fadia/Tiwi Melaju ke Semifinal

Dhika Kusuma Winata
10/4/2026 20:04
Fajar/Fikri dan Fadia/Tiwi Melaju ke Semifinal
Ganda putra Indonesia Fajar/Fikri(dok.PBSI)

GANDA putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, memastikan langkah ke semifinal Badminton Asia Championships (BAC) 2026 setelah menumbangkan pasangan Taiwan, Fang-Chih Lee/Fang-Jen Lee, dua gim langsung 21-15, 21-18 di Ningbo, Jumat (10/4).

Kemenangan diraih lewat permainan disiplin dan adaptasi taktik yang matang, terutama dalam menghadapi pertahanan rapat lawan. Fajar mengakui laga tidak berjalan mudah, mengingat lawan memiliki pola permainan yang solid, khususnya dalam bertahan. “Bersyukur tiada henti alhamdulillah diberikan kelancaran di pertandingan hari ini,” ujar Fajar.

Perlawanan sengit terjadi di gim kedua saat Fajar/Fikri sempat tertinggal. Namun, mereka mampu membalikkan keadaan dengan meningkatkan tekanan.

“Di gim kedua kami terus mencoba, mereka sempat leading dan kami tidak mau mengalah begitu saja. Kami terus paksa dan akhirnya bisa,” ucap Fajar.

Sementara itu, Fikri menyebut pentingnya komunikasi dalam menjaga konsistensi permainan, terutama saat berada dalam tekanan. Selain itu, kesiapan taktik juga diperkuat dengan analisis pertandingan lawan sebelumnya.

“Kunci kemenangan hari ini adalah komunikasi yang baik dengan pasangan. Di gim kedua posisi kami selalu tertinggal tapi kami terus mencari peluang bagaimana kita bisa mengejar dan akhirnya ya bisa mengejar,” ujarnya.

“Kami juga sempat menonton video kemarin mereka bermain saat mengalahkan Sabar/Reza,” kata Fikri.

Sementara itu, kabar baik juga datang dari sektor ganda putri. Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti turut melangkah ke semifinal usai menyingkirkan pasangan Jepang, Rin Iwanaga/Kie Nakanishi, dengan skor 21-12, 21-16.

“Alhamdulillah perasaannya senang, karena ini baru pertama kali kami tembus babak semifinal di Kejuaraan Asia, tapi perjuangan belum usai masih ada babak berikutnya,” ujar Amallia.

Fadia menambahkan pencapaian ini menjadi modal penting bagi pasangan yang masih tergolong baru tersebut. “Tembus semifinal level super 1000 pastinya senang karena kami baru dipasangkan, tapi kami mau secepatnya bermain di top level. Semoga ini bisa menjadi batu loncatan,” ujarnya. (Dhk/P-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Cahya Mulyana
Berita Lainnya