Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ATLET panjat tebing andalan Indonesia, Rajiah Sallsabillah, menegaskan tekadnya untuk tampil habis-habisan dalam ajang World Climbing Asia Championship Meisan 2026 yang berlangsung di Tiongkok pada 7-12 April. Turnamen ini menjadi krusial karena merupakan jalur kualifikasi utama menuju Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Jepang.
Bagi Rajiah, kompetisi di Meisan bukan sekadar turnamen biasa. Atlet berusia 27 tahun tersebut menyadari bahwa ini bisa menjadi kesempatan terakhirnya untuk berlaga di pesta olahraga terbesar se-Asia tersebut.
"Saya akan tampil all-out untuk bangsa dan negara, juga diri sendiri, karena kemungkinan ini kesempatan terakhir agar bisa tampil di Asian Games," ujar Rajiah saat dihubungi pada Senin (6/4).
Rajiah memiliki rekam jejak yang impresif di kancah Asian Games. Pada edisi Jakarta-Palembang 2018, ia sukses menyabet medali emas di nomor speed relay. Prestasi tersebut berlanjut di Hangzhou 2022 dengan raihan satu medali perak (speed relay) dan satu medali perunggu (speed individual).
Menghadapi kualifikasi kali ini, atlet asal Banten tersebut mengaku lebih fokus pada penguatan mental dan motivasi, terutama setelah melewati masa pemulihan cedera panjang pada tahun lalu. Ia optimistis Indonesia mampu mengamankan tiket, meski persaingan di internal tim nasional maupun dengan negara lain sangat ketat.
Hingga saat ini, sudah ada tiga atlet Indonesia yang dipastikan mengamankan tiket ke Aichi-Nagoya, yaitu Putra Tri Ramadani (lead putra), Sukma Lintang Cahyani (lead putri), dan Ravianto Ramadhan (boulder putra).
Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) telah memberangkatkan total 16 atlet ke Meisan. Tim speed Indonesia dijadwalkan mulai bertanding pada Kamis (9/4). Berikut adalah daftar lengkap atlet Indonesia yang berjuang di World Climbing Asia Championship 2026:
| Disiplin | Kategori Putra | Kategori Putri |
|---|---|---|
| Speed | 1. Veddriq Leonardo 2. Kiromal Katibin 3. Raharjati Nursamsa 4. Antasyafi Robby Al Hilmi 5. Aditya Tri Syahria |
1. Rajiah Sallsabillah 2. Desak Made Rita Kusuma Dewi 3. Kadek Adi Asih 4. Berthdigna Devi Surya Kusuma |
| Lead & Boulder | 1. Musauwir 2. Mahesa Caesar 3. Muhammad Ramzi Firmansyah 4. Muhammad Rizky Syahrafli 5. Raviandi Ramadhan* |
1. Nur Diatul Jannah 2. Alma Ariella Tsany |
*Raviandi Ramadhan menjadi satu-satunya atlet yang berlaga di dua disiplin (Lead & Boulder).
Seluruh tim ofisial dan atlet telah tiba di Kota Meisan pada Senin pagi untuk melakukan adaptasi cuaca dan medan sebelum memulai perjuangan memperebutkan tiket menuju panggung tertinggi di Asia. (Ant/Z-1)
PB Akuatik Indonesia terpaksa memulangkan 12 atlet pelatnas Asian Games 2026 ke klub masing-masing akibat keterbatasan anggaran dari Kemenpora.
Gagal ke final setelah kalah tipis dari Taiwan, Timnas Hoki Putri Indonesia kini fokus mengincar peringkat ketiga melawan Singapura di kualifikasi Asian Games.
Pelatih Dharma Raj meminta Timnas Hoki Putri Indonesia fokus hadapi Sri Lanka demi tiket Asian Games 2026 usai menang 2-1 atas Kazakhstan.
Timnas Hoki Putri Indonesia menang 2-1 atas Kazakhstan di Kualifikasi Asian Games 2026. Selangkah lagi menuju semifinal dan tiket ke Nagoya, Jepang.
PP FPTI mengirimkan 8 atlet panjat tebing ke Asian Beach Games Sanya 2026 sebagai ajang pemanasan dan penguatan mental menuju Asian Games 2026.
Desak Made Rita Kusuma Dewi bertekad raih podium di Asian Beach Games Sanya 2026 setelah sukses pecahkan rekor Asia di Kejuaraan Panjat Tebing Asia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved