Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ATLET panjat tebing andalan Indonesia, Desak Made Rita Kusuma Dewi, menegaskan ambisinya untuk terus mengukir prestasi di kancah internasional. Usai tampil gemilang di Kejuaraan Panjat Tebing Asia 2026, atlet asal Bali ini kini membidik podium pada ajang Asian Beach Games Sanya 2026, yang akan berlangsung di Hainan, Tiongkok.
Meski Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) tidak mematok target khusus, Desak Made memiliki motivasi pribadi yang kuat untuk membawa pulang medali.
"Untuk target dari federasi memang tidak ada, tetapi untuk saya pribadi pastinya ingin podium di Asian Beach Games Sanya 2026," ujar Desak Made saat ditemui dalam acara Pengukuhan dan Pelepasan Kontingen Indonesia di Jakarta, Senin (20/4).
Kepercayaan diri Desak Made bukan tanpa alasan. Ia baru saja mencatatkan tinta emas dengan meraih medali emas nomor speed climbing putri di Kejuaraan Panjat Tebing Asia 2026. Tidak hanya sekadar menang, Desak Made juga berhasil memecahkan rekor Asia dengan catatan waktu fantastis, yakni 6,07 detik.
Kini, ia bersama tujuh rekan atlet panjat tebing lainnya tengah bersiap bertolak ke Hainan untuk berkompetisi pada 25-28 April mendatang. Secara keseluruhan, Indonesia mengirimkan 22 atlet yang akan berlaga di tiga cabang olahraga, yaitu bola basket 3x3, voli pantai, dan panjat tebing.
Bagi Desak Made, Asian Beach Games Sanya bukan sekadar kompetisi biasa, melainkan bagian penting dari peta jalan menuju Asian Games 2026. Ia ingin memanfaatkan momentum ini untuk mengukur kekuatan lawan sekaligus mengasah mental bertanding.
"Saya ingin bermain lepas dan bisa meraih hasil maksimal. Ajang ini menjadi momentum untuk memahami gambaran kekuatan lawan yang akan bersaing di Asian Games 2026 nanti," tambahnya.
Terkait peta persaingan, Desak Made mengaku masih mewaspadai seluruh peserta. Menurutnya, catatan waktu para atlet dari negara-negara pesaing terus menunjukkan peningkatan yang signifikan.
Dengan semangat "bermain lepas", Desak Made berharap dapat menjaga konsistensi performanya demi mengharumkan nama bangsa di panggung Asia sebelum menghadapi tantangan yang lebih besar di Asian Games mendatang. (Ant/Z-1)
Catatan tersebut sekaligus mematahkan dominasi pemegang rekor lama asal China yang sebelumnya mencatat waktu 13,28 detik.
Dalam perlombaan yang diselenggarakan di Tianya Haijiao Venue Claster, pasangan tersebut menundukkan perlawanan wakil Korea Selatan Jimin Jeong/Hanareum Sung
Tim panjat tebing Indonesia meraih emas lewat Desak Made Rita dan mengamankan total 8 tiket Asian Games 2026 di World Climbing Asian Championship 2026.
Desak Made Rita Kusuma Dewi memenangkan medali emas di nomor speed putri dengan waktu 6,49 detik, mengungguli tiga lawannya di final, termasuk Rajiah Salsabillah, yang finis di posisi ketiga.
Berkat sering ikut sang bibi ke tempat berlatih panjat tebing, perempuan yang di awal karier kerap diremehkan karena postur tubuhnya tinggi besar.
Kontingen Indonesia tampil memukau dengan busana adat Melayu Riau dan Jambi pada pembukaan Asian Beach Games Sanya 2026 di Hainan, Tiongkok.
PP FPTI mengirimkan 8 atlet panjat tebing ke Asian Beach Games Sanya 2026 sebagai ajang pemanasan dan penguatan mental menuju Asian Games 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved