Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PERSIAPAN tim renang Indonesia menuju Asian Games 2026 Aichi-Nagoya menemui jalan buntu. Pengurus Besar Akuatik Indonesia (PB Akuatik) terpaksa mengambil langkah pahit dengan mengembalikan para atlet pemusatan latihan nasional (pelatnas) ke klub masing-masing. Keputusan ini diambil menyusul keterbatasan anggaran yang saat ini masih dalam proses pembahasan di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
Wakil Ketua Umum PB Akuatik Indonesia Bidang Pembinaan Prestasi dan Sport Science, Wisnu Wardhana, mengungkapkan bahwa pihaknya kini dalam posisi menunggu konfirmasi lebih lanjut mengenai kelanjutan pendanaan pelatnas.
"Posisinya kita sekarang masih menunggu konfirmasi tentang kelanjutan pelatnas ini. Tapi sementara memang kita harus pulangkan dulu karena biayanya cukup besar, kita harus antisipasi itu," ujar Wisnu di Jakarta, Selasa (28/4).
Program pelatnas untuk Asian Games 2026 sebenarnya baru berjalan sejak Maret 2026. Namun, sepekan lalu, PB Akuatik menerima informasi dari Kemenpora terkait ketersediaan anggaran yang sangat terbatas. Kondisi ini memaksa federasi melakukan efisiensi ketat, termasuk memangkas jumlah atlet yang dibina.
Wisnu menjelaskan bahwa awalnya PB Akuatik mengajukan 24 atlet untuk masuk dalam program pelatnas. Namun, akibat efisiensi anggaran pemerintah yang mencapai lebih dari 50 persen, jumlah tersebut menyusut drastis menjadi hanya 12 atlet.
| Keterangan | Detail Informasi |
|---|---|
| Mulai Pelatnas | Maret 2026 |
| Target Kejuaraan | Asian Games 2026 (September) |
| Pengajuan Awal Atlet | 24 Atlet |
| Atlet yang Terakomodasi | 12 Atlet |
| Status Saat Ini | Dikembalikan ke Klub (Mandiri) |
"Atlet yang tersisa ini sebenarnya adalah mereka yang sudah meraih medali dan memenuhi kriteria serta parameter prestasi. Kami sedang mencari solusi agar mereka tetap bisa berlatih secara mandiri di klub sambil menunggu anggaran tersedia," tambah Wisnu.
Kabar pemulangan ini menjadi pukulan telak bagi para atlet, salah satunya Flairene Candrea Wonomiharjo. Perenang spesialis gaya punggung ini mengaku sedih, apalagi keputusan tersebut muncul tepat sebelum pelaksanaan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Akuatik Indonesia yang berlangsung 28 April hingga 7 Mei di Stadion Akuatik GBK.
"Sedih banget, sempat mellow juga. Tapi saya harus tetap semangat dan fokus. Justru di Kejurnas ini saya harus menunjukkan performa terbaik untuk membuktikan bahwa kami masih sangat layak untuk didukung melalui pelatnas," tegas peraih emas SEA Games 2022 tersebut.
PB Akuatik berharap proses birokrasi anggaran dapat segera tuntas sebelum persiapan menuju Asian Games pada September mendatang semakin mepet. Federasi menegaskan komitmennya untuk segera memulai kembali pelatnas terpusat begitu dana dari pemerintah dikucurkan. (Ant/Z-1)
Skuad yang dipanggil kali ini merepresentasikan kekuatan terbaik dari kompetisi kasta tertinggi, Pro Futsal League.
Rangkaian latihan intensif timnas skateboard ini dijadwalkan berlangsung cukup panjang, yakni mulai 1 Februari hingga keberangkatan menuju Jepang pada 19 September 2026 mendatang.
Selama ini, dinamika keluar masuk atlet Pelatnas di akhir tahun berfungsi sebagai instrumen evaluasi.
Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) resmi mengumumkan hasil evaluasi rutin pelatnas yang berujung pada penyesuaian atlet
TUNGGAL putra Indonesia Alwi Farhan meraih gelar juara Makau Terbuka 2025 usai menundukkan wakil Malaysia, Justin Hoh.
Gagal ke final setelah kalah tipis dari Taiwan, Timnas Hoki Putri Indonesia kini fokus mengincar peringkat ketiga melawan Singapura di kualifikasi Asian Games.
Pelatih Dharma Raj meminta Timnas Hoki Putri Indonesia fokus hadapi Sri Lanka demi tiket Asian Games 2026 usai menang 2-1 atas Kazakhstan.
Timnas Hoki Putri Indonesia menang 2-1 atas Kazakhstan di Kualifikasi Asian Games 2026. Selangkah lagi menuju semifinal dan tiket ke Nagoya, Jepang.
PP FPTI mengirimkan 8 atlet panjat tebing ke Asian Beach Games Sanya 2026 sebagai ajang pemanasan dan penguatan mental menuju Asian Games 2026.
Desak Made Rita Kusuma Dewi bertekad raih podium di Asian Beach Games Sanya 2026 setelah sukses pecahkan rekor Asia di Kejuaraan Panjat Tebing Asia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved