Anggaran Terbatas, PB Akuatik Pulangkan Atlet Pelatnas Asian Games 2026 ke Klub

Basuki Eka Purnama
29/4/2026 03:32
Anggaran Terbatas, PB Akuatik Pulangkan Atlet Pelatnas Asian Games 2026 ke Klub
Ilustrasi--Perenang muda Indonesia Adelia Chantika Aulia saat tampil pada nomor gaya punggung 200 meter putri SEA Games 2025 Thailand di Swimming Pool, Sports Authority of Thailand, Bangkok, Jumat (12/12/2025).(ANTARA/Muhammad Ramdan)

PERSIAPAN tim renang Indonesia menuju Asian Games 2026 Aichi-Nagoya menemui jalan buntu. Pengurus Besar Akuatik Indonesia (PB Akuatik) terpaksa mengambil langkah pahit dengan mengembalikan para atlet pemusatan latihan nasional (pelatnas) ke klub masing-masing. Keputusan ini diambil menyusul keterbatasan anggaran yang saat ini masih dalam proses pembahasan di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Wakil Ketua Umum PB Akuatik Indonesia Bidang Pembinaan Prestasi dan Sport Science, Wisnu Wardhana, mengungkapkan bahwa pihaknya kini dalam posisi menunggu konfirmasi lebih lanjut mengenai kelanjutan pendanaan pelatnas.

"Posisinya kita sekarang masih menunggu konfirmasi tentang kelanjutan pelatnas ini. Tapi sementara memang kita harus pulangkan dulu karena biayanya cukup besar, kita harus antisipasi itu," ujar Wisnu di Jakarta, Selasa (28/4).

Efisiensi Anggaran Hingga 50 Persen

Program pelatnas untuk Asian Games 2026 sebenarnya baru berjalan sejak Maret 2026. Namun, sepekan lalu, PB Akuatik menerima informasi dari Kemenpora terkait ketersediaan anggaran yang sangat terbatas. Kondisi ini memaksa federasi melakukan efisiensi ketat, termasuk memangkas jumlah atlet yang dibina.

Wisnu menjelaskan bahwa awalnya PB Akuatik mengajukan 24 atlet untuk masuk dalam program pelatnas. Namun, akibat efisiensi anggaran pemerintah yang mencapai lebih dari 50 persen, jumlah tersebut menyusut drastis menjadi hanya 12 atlet.

Data Pelatnas Asian Games 2026 PB Akuatik

Keterangan Detail Informasi
Mulai Pelatnas Maret 2026
Target Kejuaraan Asian Games 2026 (September)
Pengajuan Awal Atlet 24 Atlet
Atlet yang Terakomodasi 12 Atlet
Status Saat Ini Dikembalikan ke Klub (Mandiri)

"Atlet yang tersisa ini sebenarnya adalah mereka yang sudah meraih medali dan memenuhi kriteria serta parameter prestasi. Kami sedang mencari solusi agar mereka tetap bisa berlatih secara mandiri di klub sambil menunggu anggaran tersedia," tambah Wisnu.

Kekecewaan Atlet di Tengah Kejurnas

Kabar pemulangan ini menjadi pukulan telak bagi para atlet, salah satunya Flairene Candrea Wonomiharjo. Perenang spesialis gaya punggung ini mengaku sedih, apalagi keputusan tersebut muncul tepat sebelum pelaksanaan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Akuatik Indonesia yang berlangsung 28 April hingga 7 Mei di Stadion Akuatik GBK.

"Sedih banget, sempat mellow juga. Tapi saya harus tetap semangat dan fokus. Justru di Kejurnas ini saya harus menunjukkan performa terbaik untuk membuktikan bahwa kami masih sangat layak untuk didukung melalui pelatnas," tegas peraih emas SEA Games 2022 tersebut.

PB Akuatik berharap proses birokrasi anggaran dapat segera tuntas sebelum persiapan menuju Asian Games pada September mendatang semakin mepet. Federasi menegaskan komitmennya untuk segera memulai kembali pelatnas terpusat begitu dana dari pemerintah dikucurkan. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya