Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MENJELANG penyelenggaraan ajang olahraga terbesar se-Asia Tenggara SEA Games 2019 di Filipina, Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora), Gatot Dewa S Broto mengaku masih memiliki pekerjaan rumah yang harus dibereskan segera.
Pasalnya, ketentuan cabor dan jumlah atlet yang akan dikirim menuju Filipina hingga saat ini belum bisa dipastikan oleh pihak Kemenpora maupun Chef de Mission (CdM), Harry Warganegara.
Melihat hal tersebut, Gatot mengatakan bahwa sebenarnya seluruh berkas dan data tentang finalisasi cabor sudah rampung.
Baca juga: Mariska Ingin Pertahankan Gelar di SEA Games 2019
"Kita kasih kesempatan kepada Deputi IV dan pihak CdM maupun KOI (Komite Olimpiade Indonesia) untuk mencari yang pas dengan target, jadi tinggal ada beberapa yang bakal dirapihkan. Jadi sekarang hanya kurang dirapihkan saja," tutur Gatot kepada Media Indonesia, Minggu (6/10).
Harry selaku CdM SEA Games 2019 pun menegaskan bahwa hasil finalisasi cabor dan atlet akan diumumkan di Gedung Kemenpora, pada Selasa (8/10).
"Hasil dari Tim Monev (monitor and evaluation) dan pihak Kemenpora akan diumumkan oleh Pak Hanif Dhakiri (Plt Menpora) pada Selasa," ujarnya. (OL-1)
PB Akuatik Indonesia terpaksa memulangkan 12 atlet pelatnas Asian Games 2026 ke klub masing-masing akibat keterbatasan anggaran dari Kemenpora.
KEMENTERIAN Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memangkas 191 Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga (Permenpora) menjadi hanya empat aturan utama.
Menpora menegaskan pentingnya peran Lembaga Pengelola Usaha Keolahragaan sebagai pengelola aset kementerian.
Pelantikan ini merupakan bagian dari langkah strategis untuk melakukan pembenahan internal melalui rotasi jabatan.
Terdapat tiga kategori lomba di ajang Malang Half Marathon, yaitu Half Marathon (21K), 10K, dan 5K, dengan rute yang dirancang memiliki titik start dan finish berbeda.
Kemenpora mengambil sikap tegas terhadap oknum pelatih berinisial HB yang diduga melakukan pelecehan seksual dan kekerasan fisik di lingkungan Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved