Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESTASI apik ditorehkan atlet panjat tebing junior Indonesia, Adi Mulyono. Ia sukses menyabet medali perunggu nomor speed junior putra dalam ajang IFSC Youth World Championships di Arco, Italia, 22-31 Agustus.
Perjalanan Adi terbilang mulus pada awalnya. Di babak perdelapan final ia melibars A Vivas dari Ecuador dengan catatan waktu 6,233 detik berbanding 8,601 detik.
Sementara, di perempat final dia mampu mengungguli N Bratschi dari Amerika Serikat dengan catatan waktu 5,793 detik berbanding 8,128 detik.
Sayangnya, ketika berlaga di babak semifinal saat berhadapan dengan A Nagaev dari Rusia, Adi fall sehingga gagal melaju ke babak final. Adi pun berebut perunggu dengan Y Tkach dari Ukraina.
Baca juga: Panjat Tebing Bidik Emas di Olimpiade
Adi berhak menyandang peringkat tiga setelah menang dengan waktu 5,979 detik berbanding 8,717 detik. Sementara, peringkat satu dan dua diduduki atlet Rusia yakni A Nagaev dan S Rukin.
Adapun atlet junior putra lainnya yakni Seto gugur di babak perempat final dan Kiromal Katibin terhenti langkahnya di babak perdelapan final.
Manajer Tim Nasional Junior Indonesia Koentono Halim mengungkapkan tim Indonesia tercepat, tetapi bukan pemenang. Menurutnya, faktor keberuntungan tidak berpihak.
"Hasil ini dipengaruhi banyak faktor. Kami semua kalah karena kesalahan sendiri bukan kemampuan karena secara waktu kita tetap terbaik, dan untuk tahun ini yg menang malah bukan yang tercepat hampir di semua kelas," ujar dia dalam keterangan tertulisnya.
Bambang Hermansyah, Kabid Pengelolaan Pemusatan Pelatihan Olahraga Nasional, Asdep Olahraga Prestasi, Kemenpora melihat capaian ini sebagai prestasi yang luar biasa yang ditorehkan para pemanjat muda.
"Dan khususnya Adi yg berhasil mendapatkan juara tiga, secara raihan waktu yang diraih climber Indonesia pada catatan waktu terbaik untuk putra junior dari seluruh peserta, di mulai saat babak kualifikasi dg catatan di bawah 6 detik oleh Adi dan Katibin," kata Bambang yang turut mendampingi tim di Italia.
Menurutnya, pada babak delapan besar dan final four bukan hanya raihan waktu saja yang terpenting, tetapi mental juara yang dibutuhkan.
"Oleh karenanya, mungkin ini menjadi bahan pertimbangan bagi FPTI ke depan utk memprogramkan talenta-talenta ini agar dapat memperbanyak frekuensi pertandingan bertaraf internasional," ucap dia. (RO/Faj/A-3)
PP FPTI mengirimkan 8 atlet panjat tebing ke Asian Beach Games Sanya 2026 sebagai ajang pemanasan dan penguatan mental menuju Asian Games 2026.
Desak Made Rita Kusuma Dewi bertekad raih podium di Asian Beach Games Sanya 2026 setelah sukses pecahkan rekor Asia di Kejuaraan Panjat Tebing Asia.
Tim panjat tebing Indonesia meraih emas lewat Desak Made Rita dan mengamankan total 8 tiket Asian Games 2026 di World Climbing Asian Championship 2026.
Asisten pelatih Sholikhin meminta Raviandi Ramadhan tampil tenang dan tanpa beban di semifinal World Climbing Asia Championship 2026 demi tiket Asian Games.
Atlet panjat tebing Indonesia Raviandi Ramadhan melaju ke semifinal Boulder Asia Championship 2026 di China setelah menempati peringkat ke-22 kualifikasi.
Rajiah Sallsabillah siap tampil all-out di World Climbing Asia Championship 2026 demi tiket Asian Games Aichi-Nagoya. Simak daftar atlet Indonesia di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved