Tim DVI Polda Kalbar Berhasil Identifikasi 8 Korban Kecelakaan Helikopter PK-CFX

Putri Rosmalia Octaviyani
18/4/2026 16:25
Tim DVI Polda Kalbar Berhasil Identifikasi 8 Korban Kecelakaan Helikopter PK-CFX
Proses evakuasi korban kecelakaan Helikopter PK-CFX di Sekadau Kalbar.(Dok. Metro Tv)

TIM Kedokteran dan Kesehatan (Dokes) Polda Kalimantan Barat melalui Rumah Sakit Bhayangkara berhasil menuntaskan proses identifikasi terhadap seluruh korban kecelakaan helikopter PK-CFX yang jatuh di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat (Kalbar). Sebanyak delapan jenazah telah teridentifikasi oleh tim gabungan forensik.

Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kalbar, Kombes Pol dr. J. Ginting, mengonfirmasi bahwa proses identifikasi korban kecelakaan helikopter PK-CFX dilakukan secara optimal dengan melibatkan tim Biddokkes serta empat dokter spesialis forensik.

"Tim identifikasi Rumah Sakit Bhayangkara dan Biddokkes sudah bekerja maksimal. Dari delapan penumpang helikopter yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak, seluruhnya sudah berhasil diidentifikasi," ujar Ginting di Pontianak, Sabtu (18/4/2026).

Daftar Nama Korban Teridentifikasi

Berdasarkan data dari tim identifikasi, berikut adalah nama-nama delapan korban kecelakaan helikopter PK-CFX:

  • Joko Catur Prasetyo
  • Charles Dominson Lakidang
  • Patrick Kee Chuan Peng (Warga Negara Malaysia)
  • Victor Tan Keng Liam
  • Capt. Marindra Wibowo (Pilot)
  • Harun Arasyd (Kopilot)
  • Fauzi Organta
  • Sugito

Meski identitas telah diketahui, Ginting menjelaskan bahwa pihak rumah sakit masih menunggu tahap rekonsiliasi akhir. Tahap ini merupakan proses krusial untuk mencocokkan data antemortem (data sebelum meninggal) dan postmortem (data setelah meninggal) secara menyeluruh sebelum jenazah diserahkan kepada pihak keluarga.

"Kami masih memerlukan verifikasi tambahan, khususnya untuk satu korban warga negara asing melalui data sidik jari dari negara asal. Namun secara umum, tidak ada kendala berarti dalam proses ini," tambahnya.

Evakuasi di Medan Berat Selesai

Di sisi lain, Kepala Kantor SAR Pontianak, I Made Junetra, menyatakan bahwa seluruh rangkaian evakuasi di lokasi kejadian telah dinyatakan selesai. Medan yang terjal di puncak bukit menjadi tantangan utama bagi tim SAR gabungan dalam mengangkat para korban dari puing-puing helikopter.

"Pengangkatan korban dari puing helikopter selesai pada Kamis malam pukul 22.00 WIB. Lokasi jatuhnya pesawat berada di medan yang sangat terjal, sehingga menuntut kehati-hatian tinggi dari personel di lapangan," jelas Junetra.

Pihak berwenang kini fokus pada penyelesaian administrasi dan rekonsiliasi medis agar jenazah korban kecelakaan helikopter PK-CFX dapat segera dipulangkan ke rumah duka masing-masing. (Ant/H-3)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya