Kemenhaj Kabupaten Ciamis Pastikan 856 Calhaj dan Petugas Siap Berangkat Terbagi 2 Kloter

Kristiadi
14/4/2026 20:14
Kemenhaj Kabupaten Ciamis Pastikan 856 Calhaj dan Petugas Siap Berangkat Terbagi 2 Kloter
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya bersama Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Ciamis, Nana Supriatna menyapa calon jemaah haji dan menitip pesan agar selalu menjaga pola hidup sehat sebelum berangkat.(Dok Istimewa)

KEMENTERIAN Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Ciamis, akan selalu mematuhi aturan pembatasan akses masuk ke Kota Suci Mekah bagian dari persiapan ibadah dilakukan oleh penyelenggara haji terhadap calon jemaah haji (Calhaj). Keberangkatan tersebut, menyiapkan 2 kelompok terbang (Kloter) bagi 856 calon jemaah haji (Calhaj) bersama petugas.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Ciamis, Nana Supriatna mengatakan, semua administrasi sudah lengkap tinggal keberangkatan dan semua dokumen penting termasuknya visa, paspor jemaah telah selesai. Akan tetapi, terkait aturan pembatasan akses masuk ke Kota Suci Mekah semua Calhaj di wilayah Ciamis sudah dilengkapi kartu tasreh.

"Semua aturan pembatasan akses masuk ke Kota Suci Mekah sudah disosialisasikan kepada 856 calon jemaah haji (Calhaj) dan mereka semua legal termasuknya izin masuk memakai kartu tasreh, visa hingga paspor. Namun, terkait pembatasan akses masuk sudah disosialisasikan terutamanya kepada calon jemaah haji Calhaj)," ujar Nana Supriatna, Selasa (14/4/2026)

Menurut Nana, keberangkatan tahun ini tercatat 856 calon jemaah haji (calhaj) dan didukung petugas yang akan mendampingi jemaah di Kota Suci Mekah hingga mereka juga telah dibekali melalui Manasik haji dan berbagai poses sudah dilakukan. Namun, bagi Calhaj supaya menjaga kondisi fisik jelang berangkat dan menjaga pola hidup sehat, tahun ini jemaah tertua berusia 96 tahun, termuda usia 17 tahun.

"Jelang keberangkatan, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Ciamis mensosialisasikan aturan pembatasan akses masuk ke Kota Suci Mekah kepada 856 calhaj selalu membawa kartu tasreh, dan mereka diberangkatkan dari Islamic Center Ciamis menuju Bandara Kertajati hingga diinapkan di Asrama Haji Lohbener, Indramayu. Kemenhaj Kabupaten Ciamis, menyiapkan 2 kelompok terbang (kloter) 15 Kertajati pada 2 Mei 2026 dan Kloter 31 Kertajati pada 14 Mei 2026," katanya.

Sementara, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya mengatakan, ibadah haji bukan sekadar perjalanan spiritual tapi menuntut kesiapan fisik, mental yang prima dan mengingatkan kepada calon jemaah haji (Calhaj) supaya tetap disiplin termasuk harus membawa kartu tasreh setelah adanya pembatasan akses masuk ke Kota Suci Mekah. Namun, Calhaj selalu meningkatkan daya tahan tubuh kuat karena kondisi di Tanah Suci baik di Mekkah maupun Madinah berbeda.

"Ibadah haji bukan hanya soal niat dan keimanan, tetapi membutuhkan kesiapan fisik karena aktivitas sangat padat hingga melelahkan di tengah jutaan jemaah dari berbagai negara. Namun, jemaah supaya menjalankan ibadah dengan tertib sesuai tuntunan dan mengingatkan perbedaan cuaca ekstrem, supaya menjaga pola hidup sehat hingga dinamika global geopolitik Timur Tengah menghangat agar seluruh proses penyelenggaraan ibadah haji tahun ini berjalan lancar," pungkasnya. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya