Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Ajak Alumni Haji Assalaam Perkuat Kepedulian Sosial

Naviandri
06/4/2026 10:50
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Ajak Alumni Haji Assalaam Perkuat Kepedulian Sosial
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan (ketiga dari kanan) saat menghadiri Reuni Akbar dan Halal Bihalal Ikatan Haji Yayasan Assalaam (IHYA) lintas angkatan tahun 1993-2025 di Balai Kota Bandung, Minggu (5/4/2026).(MI/Diskominfo kota Bandung )

WALI Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para alumni haji, untuk menjadikan momentum silaturahmi sebagai penggerak kepedulian sosial. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Reuni Akbar dan Halal Bihalal Ikatan Haji Yayasan Assalaam (IHYA) lintas angkatan tahun 1993-2025 di Balai Kota Bandung, Minggu (5/4/2026).

Dalam sambutannya, Farhan menekankan bahwa esensi dari ibadah haji dan pertemuan pasca-Lebaran harus bertransformasi menjadi aksi nyata bagi lingkungan sekitar. Ia berharap para alumni haji tidak hanya kuat secara spiritual, tetapi juga menjadi motor penggerak pemberdayaan warga.

“Momentum halal bihalal tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sarana untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun kepedulian sosial. Silaturahmi harus berdampak pada kepedulian. Kita tidak hanya berkumpul, tetapi juga memperkuat komitmen untuk saling membantu dan memberdayakan sesama,” ujar Farhan.

Menyoroti Kesenjangan Ekonomi

Meski indikator ekonomi makro Kota Bandung menunjukkan tren positif, Farhan tidak menampik adanya tantangan besar berupa ketimpangan ekonomi. Ia memaparkan data bahwa masih ada puluhan ribu warga Bandung yang hidup di bawah garis kemiskinan dengan penghasilan yang sangat terbatas.

“Masih ada saudara-saudara kita yang hidup dengan penghasilan sekitar Rp60.000 per hari. Ini menjadi tantangan bersama yang harus kita jawab. Pertumbuhan ekonomi yang tinggi harus dibarengi dengan pemerataan agar keadilan sosial dapat dirasakan semua pihak,” tuturnya.

Berikut adalah ringkasan data indikator ekonomi dan sosial Kota Bandung yang dipaparkan oleh Wali Kota:

Indikator Ekonomi/Sosial Data / Capaian
Pertumbuhan Ekonomi 5,29 Persen
PDRB Per Kapita Di atas Mata Uang Rupiah 150 Juta/Tahun
Gini Ratio (Ketimpangan) 0,42
Jumlah Warga Miskin & Sangat Miskin ± 99.000 Jiwa
Estimasi Pendapatan Warga Rentan ± Mata Uang Rupiah 60.000/Hari

Pemerintah yang Membumi

Farhan juga menjelaskan alasan dibukanya Balai Kota Bandung untuk kegiatan masyarakat seperti reuni akbar ini. Menurutnya, kantor pemerintahan harus menjadi ruang terbuka yang mendekatkan pejabat dengan rakyatnya.

“Acara seperti ini penting agar kami yang bekerja di pemerintahan tidak berjarak dengan masyarakat. Ini menjadi pengingat bagi jajaran kami agar tidak lupa diri dan tetap membumi,” terangnya.

Menutup arahannya, Wali Kota mengajak keluarga besar Ikatan Haji Yayasan Assalaam untuk menginisiasi langkah konkret dalam membantu pengentasan kemiskinan di Kota Bandung. Ia meyakini bahwa kolaborasi antara pemerintah dan kelompok masyarakat yang memiliki kapasitas ekonomi dan spiritual kuat akan mempercepat hadirnya keadilan sosial.

“Semoga kebersamaan ini membawa keberkahan dan menjadi awal dari langkah-langkah konkret untuk memberdayakan masyarakat Kota Bandung,” pungkasnya. (Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya