Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MESKI klaim pemerintah pemulihan pascabanjir Sumatra sudah membaik, sayangnya di lapangan masih seperti pungguk merindukan bulan. Bahkan hingga menjelang bulan Ramadan kehidupan warga terdampak bencana banjir pada 25-26 November 2025 lalu itu sangat memperihatinkan.
Cukup panjang akses badan jalan atau jalur darat yang belum tersambung dan puluhan jembatan dalam kondisi rusak atau hanyut ke sungai. Akibatnya, pasokan bahan pokok sangat sulit dan pemasara hasil pertanian juga terkendala luar biasa.
Sesuai penelusuran Media Indonesia, Minggu (15/2) di Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues misalnya, harga bahan pokok di lokasi bekas banjir itu cukup tinggi. Itu karena akses jalur darat dari dan ke Blang Kejeren, Ibu Kota Kabupaten Gayo Lues-Kecamatan Pining masih sangat ekstrem.
Hanya motor trail atau sepeda motor yang didesain khusus dan mobil bertebaran mesin Handel 4x4 yang mampu menembus pedalaman itu terpencil di tengah pengunungan tersebut. Itupun harus menyeberangi sungai, karena beberapa jembatan rangka baja telah hanyut terbawa banjir.
"Itupun kalau tidak hujan deras. Begitu turun hujan, arus sungai naik sehingga tidak bisa lagi menyeberang. Tidak ada hujan pun kalau mobil biasa bisa kandas atau terbawa arus," kata Kepala Desa Pasir Putih, Kecamatan Pining, Kamaruddin, kepada Media Indonesia.
Dikatakannya, akibat sulitnya akses jalan, harga berbagai bahan pokok dan kebutuhan keluarga masih cukup tinggi. Misalnya harga telur Rp100.000/papan (30 butir), gula pasir Rp25.000/kg dan minyak goreng Minyakita Rp21.000/liter.
Adapun untuk memenuhi kebutuhan beras, warga penyintas banjir itu masih mengandalkan dari sisa bantuan beberapa waktu lalu. Itu diharapkan mencukupi sampai Lebaran nanti.
Lalu harga gas elpiji 3 kg (elpiji melon) berkisar Rp35.000-Rp40.000/tabung dan bahan bakar Pertamax Rp18.000-Rp20.000/liter. Untuk komunikasi jarak jaur para warga harus menggunakan jaringan starlink dari batuan relawan kemanusiaan.
"Itu pun dipasang di menasah (kantor kepala desa). Untuk menelepon harus mendekat sekitar radius 30 meter baru ada jaringan," tutur Kamaruddin.
Dalam rangka menghadapi bulan Ramada,n warga Kecamatan Pining mengharapkan Pemerintah Provinsi Aceh menggelar pasar murah bahan pokok. Itu untuk meringankan beban mereka dalam kondisi sulit pascabanjir yang diapit bulan puasa.
Para penyintas banjir di pedalaman Aceh itu merasa terpinggirkan kala mengetahui dalam sepekan terakhir ada pergelaran pasar murah di lokasi lain. Dalam benak mereka terpikir kalaulah pasar bahan pokok bersubsidi itu sampai ke lokasi itu sungguh seperti lailatul qadar di bulan Ramadan.
"Saya hari ini sengaja menempuh jarak 45 km melewati jalan ekstrem dan pendakian terjal dari Desa Pasir Putih Kecamatan Pining untuk turun ke Ibu Kota Blang Kejeren. Tujuannya adalah untuk mencari informasi dari pemerintah Kabupaten Gayo Lues, apakah ada bantuan bahan pokok atau pasar murah untuk warga kami. Lalu mencari tahu apakah benar ada bantuan daging Mameugang jelang Ramadan," tambah Kamaruddin. (MR/E-4)
BENCANA banjir besar yang melanda wilayah Aceh dan Sumatra Utara memicu kondisi darurat kemanusiaan yang belum pernah terjadi sebelumnya.
KLH beri sanksi administratif 67 perusahaan di Sumatera yang berkontribusi terhadap banjir. Langkah ini harus diikuti dengan kepatuhan lingkungan.
Faktor ekonomi menjadi pertimbangan utama bagi para penyintas. Harga yang sangat terjangkau membuat kios ini menjadi primadona bagi warga yang sedang merintis kembali hidupnya.
PENYINTAS banjir bandang di Kabupaten Gayo Lues, Aceh, masih belum baik-baik saja.
CITI Foundation berkolaborasi dengan Save the Children Indonesia untuk memberikan respons kemanusiaan menyeluruh bagi anak-anak dan keluarga terdampak banjir di wilayah Sumatra Utara.
WARGA korban banjir di kawasan Provinsi Aceh hingga kini masih harus menjalani hari-hari yang berat.
BANJIR besar melanda sejumlah daerah di Padang pada November 2025 lalu. Beruntung saat itu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Padang turut aktif.
MENTERI Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyoroti lambatnya penanganan sawah terdampak bencana Sumatra saat meninjau langsung lokasi Kabupaten Padang Pariaman.
Inisiatif ini dilaksanakan bekerja sama dengan Lembaga Kemanusiaan dan Tanggap Bencana (LKTB), unit kemanusiaan dan penanggulangan bencana dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI).
UPAYA pemulihan pascabencana di Kabupaten Agam terus digenjot dengan dukungan pemerintah pusat.
Kapolda Aceh menjelaskan bahwa proyek pembangunan hunian tetap tersebut mencakup total 150 unit rumah dengan beragam konstruksi, yakni 50 unit rumah berbahan kayu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved