Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
UPAYA pemulihan pascabencana di Kabupaten Agam terus digenjot dengan dukungan pemerintah pusat. Kunjungan Sekretaris Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Bachril Bakri bersama Inspektur IV, Jumat (27/3) ke Kabupaten Agam, menjadi momentum penting untuk memastikan percepatan penanganan dampak bencana di daerah tersebut.
Bupati Agam, Benni Warlis mengatakan,hingga saat ini pemerintah daerah telah menangani sebagian kerusakan, khususnya pada infrastruktur jembatan.
“Sebanyak 24 jembatan sudah kita kerjakan yang dibantu TNI dan Polri baik jenis Armco maupun Bailey. Walaupun masih banyak yang perlu diperbaiki, tapi saat ini akses masyarakat sudah mulai bisa terhubung,” ujarnya.
Dia menegaskan, kebutuhan pembangunan jembatan di Agam masih besar. Dari usulan melalui skema Transfer ke Daerah (TKD), baru sembilan jembatan yang dapat diakomodir. Selain jembatan, Pemkab Agam memprioritaskan perbaikan jalan, irigasi, sekolah serta normalisasi sungai sebagai bagian dari upaya pemulihan menyeluruh.
“Ini semua menyangkut langsung kehidupan masyarakat, sehingga harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Bupati Agam juga mengaku bersyukur atas dukungan yang diberikan pemerintah pusat, terutama dalam pengembalian dana TKD sebesar Rp165 miliar yang akan difokuskan untuk percepatan pemulihan.
“Terima kasih kepada Kemendagri. Dengan kondisi anggaran daerah yang terbatas, dukungan ini sangat berarti bagi percepatan pemulihan pasca bencana di Agam,” katanya.
Dia menambahkan, pemerintah daerah segera mengeksekusi program yang telah direncanakan.
“Mudah-mudahan awal bulan ini sudah bisa kita realisasikan,” tutupnya.
Sementara itu, Sekretaris Inspektur Jenderal Kemendagri, Bachril Bakri menegaskan, pihaknya mendorong pengalokasian dana TKD secara tepat sasaran untuk mempercepat pemulihan pasca bencana di Agam.
“Kita mendorong agar dana TKD ini difokuskan kepada pemulihan daerah yang kondisinya belum normal, baik dari sisi infrastruktur maupun pelayanan publik seperti sekolah dan puskesmas. Kita mengetahui data kerusakan di Agam cukup banyak,” ungkapnya.
Dia juga menekankan pentingnya skala prioritas dalam penggunaan anggaran, mengingat keterbatasan dana yang tersedia.
“Anggaran ini tidak banyak, sehingga harus benar- benar diprioritaskan pada kebutuhan yang berdampak langsung kepada masyarakat dan perlu perbaikan segera. Tujuannya agar aktivitas masyarakat dan layanan publik tidak terganggu,” jelasnya.
Menurutnya, pengawalan dari Inspektorat Jenderal Kemendagri akan memastikan setiap penggunaan anggaran berjalan sesuai peruntukannya, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat. (YH/E-4)
BANJIR besar melanda sejumlah daerah di Padang pada November 2025 lalu. Beruntung saat itu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Padang turut aktif.
BENCANA banjir besar yang melanda wilayah Aceh dan Sumatra Utara memicu kondisi darurat kemanusiaan yang belum pernah terjadi sebelumnya.
MENTERI Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyoroti lambatnya penanganan sawah terdampak bencana Sumatra saat meninjau langsung lokasi Kabupaten Padang Pariaman.
Inisiatif ini dilaksanakan bekerja sama dengan Lembaga Kemanusiaan dan Tanggap Bencana (LKTB), unit kemanusiaan dan penanggulangan bencana dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI).
Kapolda Aceh menjelaskan bahwa proyek pembangunan hunian tetap tersebut mencakup total 150 unit rumah dengan beragam konstruksi, yakni 50 unit rumah berbahan kayu.
Sebanyak 210 KK di Jorong Kayu Pasak Selatan masih berjalan kaki melintasi jembatan darurat pascabanjir susulan.
Tim multidisiplin Universitas Andalas diterjunkan langsung ke lapangan dengan menjadikan Puskesmas Matur dan Puskesmas Maninjau sebagai pusat layanan kesehatan pascabencana.
PRESIDEN Prabowo Subianto menyatakan pembangunan hunian sementara (Huntara) untuk korban bencana di Agam akan segera rampung dan dapat ditempati
Total akan dibangun 117 unit hunian yang terdiri atas 21 unit barak tipe lima hunian dan tiga unit barak tipe empat hunian.
Korban jiwa terbesar terfokus di Kabupaten Agam. Daerah ini melaporkan jumlah korban meninggal paling tinggi, yakni 151 orang, dengan 55 orang lainnya hilang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved