Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN lebat disertai angin kencang yang melanda Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (24/1) dini hari nyaris merenggut nyawa seorang anak perempuan.
Di Kelurahan Belo, seorang bocah perempuan berusia 9 tahun terbawa angin bersama bagian rumahnya hingga sejauh sekitar lima meter. Saat kejadian, Ludwina Pakae, berada di rumah bersama ketiga anaknya, sedangkan sang suami, Ferdinandus Ledi, sedang bekerja di Kalimantan Timur.
“Waktu itu angin datang sangat kuat. Pas saya buka pintu, angin langsung masuk dan rumah goyang. Tiba-tiba nona Stella sudah tidak ada di dalam rumah,” tutur Ludwina dengan suara bergetar saat ditemui Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma di bekas rumahnya.
Menurutnya, Stella terseret angin kencang bersama kayu dan bagian rumah hingga terhempas ke arah pohon gamal yang berada sekitar lima meter dari rumah. Korban ditemukan terjatuh di area rumput dekat pohon tersebut setelah sempat berteriak meminta tolong. “Saya dengar dia teriak dari dalam rumput. Untung dia masih sadar,” ujarnya.
Beruntung, kondisi Stela dilaporkan relatif baik dan tidak mengalami luka serius. “Hanya kakinya yang terbentur batu,” tambah Ludwina.
Sementara itu, dua anak lainnya berhasil diselamatkan. Erwin, 7, terbawa angin hingga ke dalam kolong tepat, sedangkan Irwan, 3, tidak terlepas dari gendonga sang ibu.“Adiknya yang kecil ada di kolong tempat tidur, saya langsung gendong,” ungkapnya.
Angin kencang tersebut menyebabkan rumah keluarga Ludwina rata dengan tanah, menyisakan fondasi yang masih terlihat. “Fondasinya masih ada, tapi rumah sudah tidak ada lagi,” katanya.
Untuk sementara waktu, Ludwina dan ketiga anaknya terpaksa mengungsi dan tinggal di rumah kos di sekitar lokasi kejadian. Terkait biaya sewa, Ludwina mengaku masih menunggu bantuan.
Satu Korban Luka Berat
Berdasarkan pendataan sementara, sebanyak 35 rumah warga terdampak angin kencang di Kupang, termasuk satu bangunan gereja, di wilayah RT 01 dan RT 02 Kelurahan Belo.
Lurah Belo, Robinson Lona mengatakan, korban luka berat mengalami luka di bagian leher akibat terkena seng atap rumah yang beterbangan saat angin kencang. Korban sudah menjalani operasi di Rumah Sakit Santo Carolus Kupang.
Peristiwa tersebut berlangsung dalam kondisi gelap ketika korban berusaha menyelamatkan diri, sehingga tidak sempat menghindari seng yang terlepas dari atap.
Sementara itu, dua korban lainnya mengalami luka ringan hingga sedang. Satu korban mengalami luka di bagian wajah, sedangkan korban lainnya mengalami luka di kepala, pundak, dan kaki.
Sementara itu, Wagub NTT Johni Asadoma mengatakan kunjungan ke lokasi bencana untuk memastikan langkah bantuan yang dapat diberikan pemerintah. Ia mencontohkan salah satu rumah warga bernama Antonius Manu, 49, rata dengan tanah, serta rumah milik Ludwina Pakae tersebut.
“Seperti rumah Antonius yang rata dengan tanah, nanti kita akan bantu agar bisa mendapatkan rumah layak huni. Pemerintah Provinsi punya program untuk itu,” jelasnya.
Terkait rumah warga lainnya, Johni mengatakan bantuan akan diberikan setelah proses pendataan selesai dan dikoordinasikan bersama Pemerintah Kota Kupang.
Sementara itu, untuk bangunan gereja yang terdampak, Johni memastikan pemerintah provinsi juga akan memberikan bantuan.
Namun, Johni menekankan pentingnya perbaikan desain konstruksi bangunan, khususnya atap, agar lebih kuat dan tahan terhadap angin kencang. Ia menilai kerusakan pada gereja terjadi akibat desain rangka atap yang kurang kokoh.
“Perlu didesain ulang supaya atap tidak mudah terangkat saat angin kencang. Pendeta dan jemaat perlu duduk bersama mencari ahli yang bisa menghitung kekuatan konstruksi,” tegasnya. (H-3)
POHON tumbang menimpa belasan rumah di Kecamatan Panawangan, Pamarican, Kawali, Cikoneng, Rajadesa, Cijeungjing, Cisaga, Cipaku, Banjaranyar, Baregbeg, Kabupaten Ciamis.
WILAYAH Daerah Istimewa Yogyakarta dilanda angin kencang sejak Jumat malam lalu dan terus berlanjut hingga Sabtu siang. Situasi dan kejadian ini menyebabkan pohon tumbang.
BMKG mengeluarkan peringatan dini terkait cuaca ekstrem berupa angin kencang yang melanda wilayah DKI Jakarta pada hari ini, Sabtu (24/1/2026).
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) resmi mendeteksi pembentukan Siklon Tropis Luana atau Siklon Luana yang menyebabkan angin kencang di beberapa wilayah Indonesia.
AKHIR pekan ini, Sabtu (24/1/2026), diwarnai dengan cuaca ekstrem seperti angin kencang di sejumlah wilayah Pulau Jawa. Angin kencang hari ini dilaporkan menerjang secara serentak.
Pembangunan jalan setapak dan tangga menuju mulut gua dilakukan Polairud Polda NTT selama 20 hari sebagai dukungan pengembangan destinasi tersebut.
Johni Asadoma menegaskan program rumah layak huni harus menyasar masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Ketua Panitia Paskah Pemuda GMIT 2026, Simson Polin mengatakan prosesi ini menjadi sarana mempererat kebersamaan lintas jemaat dan lintas agama.
SEBANYAK 1.125 umat memadati Ibadah Jumat Agung di Gereja Efata Liliba, Jumat (3/4/2026) sore
Antrean kendaraan untuk mengisi bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengular.
PUNCAK arus balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Tenau Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), diperkirakan terjadi pada hari ini, Selasa (24/3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved