Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
WARGA Kota Cirebon diminta mewaspadai angin kencang yang bertiup saat ini. Peningkatan kesiapsiagaan pun diminta dilakukan mengingat saat ini potensi terjadinya cuaca ekstrem di Kota Cirebon masih tinggi.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Cirebon, Andi Wibowo, menjelaskan bahwa saat ini angin kencang tengah bertiup di Kota Cirebon.
“Angin kencang dapat memicu pohon tumbang atau kerusakan ringan lainnya,” tutur Andi, Jumat (16/1).
Untuk itu, lanjut Andi, meminta kepada warga untuk tidak berada di bawah pohon saat angin kencang bertiup. Ditambahkan Andi, pada pertengahan Januari ini, potensi cuaca ekstrem di Kota Cirebon masih cukup tinggi seiring dengan berlanjutnya musim hujan.
“Pemda Kota Cirebon telah menetapkan status kesiapsiagaan bencana hidrometeorologi,” tutur Andi. Melalui Keputusan Wali Kota Cirebon Nomor 236 Tahun 2025, status Siaga Darurat untuk bencana banjir, banjir bandang, cuaca ekstrem, gelombang ekstrem, abrasi, serta tanah longsor diberlakukan sejak 1 Oktober 2025 hingga 30 April 2026.
Status tersebut, lanjut Andi, menjadi dasar bagi seluruh pihak untuk tetap meningkatkan kewaspadaan menghadapi dinamika cuaca yang masih berpotensi ekstrem.
“Apalagi intensitas hujan pada awal Januari cukup tinggi dan sempat memicu genangan serta banjir di sejumlah wilayah. Hingga pertengahan bulan ini, hujan deras yang kerap disertai angin kencang masih berpeluang terjadi dan perlu diantisipasi bersama,” tutur Andi.
Selanjutnya Andi pun mengungkapkan bahwa BPBD Kota Cirebon secara rutin menyampaikan peringatan dini dan imbauan kepada masyarakat melalui berbagai saluran informasi, termasuk melibatkan tim tangguh bencana di tingkat kelurahan.
“Pada musim hujan kali ini, pola hujan cenderung turun pada sore hingga malam hari, sehingga kewaspadaan di jam-jam tersebut perlu ditingkatkan,” tutur Andi.
“Kami juga mengimbau warga untuk menyiapkan tas siaga bencana,” tutur Andi.
Tas tersebut berisi kebutuhan dasar sebagai langkah antisipasi apabila terjadi kondisi darurat, termasuk kemungkinan evakuasi. Upaya pencegahan lainnya dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan lingkungan dan rutin membersihkan saluran air.
“Pantau terus informasi cuaca resmi dari BMKG dan BPBD, serta waspadai potensi angin kencang dan hujan dengan intensitas tinggi,” pinta Andi. (UL)
Pada 2026 hingga minggu ke 13 atau per 4 April, jumlah suspek mencapai 150 kasus
Pemasangan 11 SPKLU tersebut merupakan upaya mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Kota Cirebon
Setiap keluarga akan mendapatkan alokasi beras dari cadangan pangan pemerintah sebanyak 20 kilogram serta minyak goreng sebanyak 4 liter.
Dijelaskan Sumanto, ketiadaan komponen TPP dalam pemberian THR tahun ini menyesuaikan dengan kemampuan fiskal daerah.
Aksi bersih-bersih pantai ini dilakukan forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kota Cirebon bersama organisasi kemasyarakatan dan pelajar
Durasi perbaikan fisik sangat bergantung pada kondisi cuaca di lapangan.
Hujan deras dan angin kencang melanda Bangka Belitung, merusak puluhan rumah dan menumbangkan pohon. Seorang mahasiswi terluka akibat tertimpa pohon.
BMKG keluarkan peringatan dini angin kencang di Jawa Barat dan hujan lebat di 11 wilayah Indonesia untuk 21 April 2026. Cek prakiraan cuaca lengkapnya.
Hasil pengamatan BMKG memperlihatkan sirkulasi siklonik berpotensi terbentuk di Samudra Laut Cina Selatan, perairan utara Aceh, Samudra Hindia Barat Daya Lampung, Laut Jawa, Laut Sulawesi
ARUS lalu lintas dari dan menuju Kota Bandung mengalami kemacetan akibat pohon tumbang di Jalan Raya Lembang, tepatnya di Desa Gudang Kahuripan, Kabupaten Bandung Barat.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bandung Barat, sedikitnya 10 rumah di dua kecamatan mengalami kerusakan akibat terjangan angin kencang.
BMKG peringatkan potensi cuaca ekstrem 30 Maret-2 April 2026. Hujan lebat dan angin kencang berisiko picu banjir dan longsor di sejumlah wilayah Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved