Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla geram lahannya seluas 16 hektare di kawasan Tanjung Bunga, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, dicaplok orang. Diketahui pihak yang sedang bersengketa lahan dengan PT Haji Kalla, perusahaan milik JK, adalah PT GMTD yang sahamnya juga dimiliki oleh Lippo Group.
Tak gentar menghadapi mantan orang nomor 2 di Tanah Air itu, PT GMTD Tbk justru mengungkapkan terjadi aksi penyerobotan dan pemaksaan secara fisik atas sebagian lahannya seluas 5.000 m².
Perusahaan tersebut pun mengaku telah melaporkan aksi ilegal tersebut hingga ke Mabes Polri. PT GMTD Tbk menegaskan kepemilikan penuhnya atas lahan strategis tersebut. Dalam pernyataan resminya, perusahaan ini menyatakan proses pembebasan lahan pada 1991-1998 dilakukan secara sah dan transparan, dengan mereka sebagai pemegang wewenang tunggal saat itu.
"Klaim pihak manapun selain kami atas lahan ini adalah tidak berdasar hukum," tegas manajemen GMTD yang dipimpin Presiden Direktur Ali Said, Jumat (14/11).
Ia menyebutkan, setiap pihak yang mengeklaim memiliki hak atas lahan tersebut, dengan dasar apa pun, termasuk atas nama pembelian atau pembebasan lahan khususnya pada periode 1991–1998 adalah tidak sah, tidak memiliki dasar hukum, serta merupakan perbuatan melawan hukum, karena pada masa tersebut satu-satunya pihak yang secara legal berwenang dan berhak melakukan pembebasan atau transaksi lahan hanyalah PT GMTD Tbk.
"Namun terjadi pemaksaan penyerobotan secara fisik dan secara ilegal yang terdokumentarisir oleh pihak tertentu dalam terakhir satu bulan ini atas luasan sekitar 5.000 meter persegi dan sudah dilaporkan secara resmi kepada pihak Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan maupun Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia di Jakarta," urainya.
Pihak GMTD pun memohon perhatian semua pihak untuk melihat dan menilai persoalan ini secara objektif, berlandaskan fakta hukum, dan sesuai dengan dokumen resmi yang berlaku.
Sementara itu, sehari sebelumnya, Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR/BPN) Nusron Wahid angkat bicara. Ia menyebut masalah ini muncul akibat kesalahan internal BPN dan menuding ada oknum yang main dengan mafia.
"Karena itu kami benahi sekarang supaya kayak gini-gini tidak terulang," janji Nusron. (LN/E-4)
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka merespons pernyataan Jusuf Kalla terkait peran politiknya bagi Jokowi. Gibran sebut JK sebagai idola dan mentor
WAKIL Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla, menegaskan bahwa materi ceramahnya di Masjid Universitas Gadjah Mada (UGM) hanya berfokus pada isu perdamaian, bukan penistaan agama.
Meskipun di luar negeri, JK memberi perhatian terhadap polemik yang timbul sebagai buntut dari pemotongan video ceramahnya di UGM 5/3 lalu.
PENGAMAT komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga, menilai tudingan yang menyeret Jusuf Kalla dalam isu dugaan ijazah palsu Joko Widodo merupakan upaya framing.
Kehadiran TNI dalam misi perdamaian internasional menjadi bukti nyata komitmen Indonesia dalam menjaga ketertiban dunia sebagaimana amanat konstitusi.
WAKIL Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) menceritakan perbedaan penanganan tsunami Aceh pada 2004 silam dengan banjir yang melanda Sumatra pada tahun ini.
PEMUDA Katolik merespons dua kali konferensi pers yang disampaikan oleh Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Indonesia Jusuf Kalla, yakni pada Sabtu, 18 April 2026, dan Selasa, 21 April 2026.
PRESIDEN ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo atau Jokowi buka suara terkait pernyataan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla soal jasanya mengantarkan Jokowi menjadi presiden.
Polemik ijazah Jokowi kembali mencuat setelah disorot Jusuf Kalla. Pengamat menilai masalah ini seharusnya bisa diselesaikan dengan transparansi dan kepastian hukum.
WAKIL Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla, buka suara terkait nasihatnya kepada Mantan Presiden Joko Widodo terkait kasus ijazah palsu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved