Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PROGRAM Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sudah berjalan diawali dengan tahap uji coba hendaknya membutuhkan kolaborasi dengan UMKM di sekolah, maupun pengusaha katering.
“Jadi kalau program makan bergizi gratis ini, co-production-nya (harus) dapat diwujudkan dengan melibatkan banyak pengusaha kantin sekolah,” kata ahli kebijakan publik Universitas Airlangga (Unair) Surabaya Profesor Sulikah Asmorowati di Surabaya, Senin (20/1).
Tidak hanya kantin saja, menurutnya, perlu juga kerja sama dengan UMKM yang memang bergerak di bidang katering, agar bisa turut serta dalam proses penyediaan makanan bergizi.
Tapi dia juga mengakui, tidak semua kantin atau pelaku UMKM mampu mengikuti standardisasi yang diterapkan BGN untuk menjadi mitra MBG. Seperti memiliki badan hukum yang sah, rekomendasi, dan banyak persyaratan lainnya.
“Sementara UMKM yang agak susah mengikuti ini, sebaiknya ada pelatihan, pembinaan. Sehingga mereka juga tidak dibiarkan kalah dengan pengusaha katering atau kantin yang lebih besar,” ujarnya.
Khususnya di wilayah 3T (terluar, tertinggal, dan terdepan), kata Ika, pemerintah harus berkomitmen untuk menaruh perhatiannya dalam program ini.
“Bisa touching the grassroots of the community, jadi bagaimana makan bergizi gratis ini bisa lebih inklusif, bisa kemudian menggerakkan ekonomi masyarakat yang di bawah. Perhatian masyarakat dan pemerintah khususnya harus bisa menyentuh ke titik itu,” jelasnya.
Untuk menjaga keseimbangan kesejahteraan siswa dan pengusaha dalam program ini, menurutnya ada langkah jangka panjang, pendek, dan menengah.
Untuk jangka pendek, mau tidak mau pemerintah harus tetap melibatkan pengusaha kantin dalam penyediaan makanan, harus bekerja sama dengan sistem tender atau pemesanan, sehingga penyediaan makanan juga tetap melibatkan stakeholder terdekat di sekolah itu. (FL/J-3)
Presiden Prabowo Subianto menyebut program Makan Bergizi Gratis (MBG) Indonesia jadi percontohan dunia karena mampu melayani 60 juta penerima manfaat.
MENTERI Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara menyatakan tim Ekspedisi Patriot siap menyukseskan target pembangunan 2.500 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Papua tahun ini.
Pemerintah membentuk forum evaluasi untuk memperkuat Program Makan Bergizi Gratis agar lebih efektif, terarah, dan mampu menjangkau kebutuhan gizi masyarakat secara merata.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya menyasar peningkatan kualitas sumber daya manusia, tetapi juga mulai menunjukkan dampak signifikan sebagai penggerak ekonomi daerah.
Penguatan tata kelola dan sistem distribusi terus dilakukan untuk memastikan program berjalan optimal, transparan, dan berkelanjutan di seluruh Indonesia.
Ia menjelaskan bahwa data tersebut mencakup ratusan kabupaten/kota yang menjadi fokus intervensi, dan akan digunakan sebagai acuan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved