Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan melakukan sidak harga di Pasar Tradisional Sedati Kabupaten Sidoarjo pada Rabu pagi (8/1). Zulhas memastikan harga kebutuhan pokok di Jawa Timur, khususnya Sidoarjo masih di bawah harga eceran tertinggi (HET), dan hanya cabai yang sekarang mahal.
Menko Pangan Zulkifli Hasan melakukan sidak harga, didampingi Menteri Perdagangan Budi Santoso dan penjabat Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono. Di Pasar Tradisional Sedati ini, rombongan Menko Pangan mengecek harga sejumlah kebutuhan pokok.
Rombongan Menko Pangan juga berbelanja aneka kebutuhan pokok di pasar ini. Barang kebutuhan yang mereka beli, selanjutnya diberikan pada warga ibu-ibu yang berbelanja.
Dari hasil sidak di pasar itu diketahui, harga kebutuhan di Jawa Timur, terutama Sidoarjo, masih di bawah harga eceran tertinggi. Bahkan harga daging sapi di Sidoarjo disebut Zulhas murah sekali, hanya Rp115 ribu per kilogram jauh di bawah harga eceran tertinggi Rp140 ribu.
Demikian pula harga daging ayam Rp34 ribu per kilogramnya. Harga itu masih standar di bawah HET Rp38 ribu per kilogramnya.
"Harga-harga di sini termasuk dibawah harga standar, kecuali cabai rawit, cabai rawit tadi ada yang Rp80 ribu, Rp75 ribu dan Rp90 ribu per kilogramnya," kata Zulkifli Hasan.
Hanya harga cabai yang saat ini masih mahal, dikarenakan daerah-daerah penghasil cabai belum masa panen. Harga cabai itu disebut Zulhas segera turun, seiring dengan masa panen tiba. (S-1)
Rudianto tidak membeli ikan dari pasar besar yang telah melalui rantai distribusi panjang. Ia menjemput bola langsung dari tangan para nelayan lokal.
Kenaikan harga Minyakita berpotensi menimbulkan persoalan hukum apabila ditemukan adanya penyimpangan dalam distribusi maupun penetapan harga
KEMERIAHAN peringatan Hari Kartini di Play Group (PG) Kuncup Bunga dan TK Hang Tuah, Tebel, Gedangan, Sidoarjo, Jawa Timur berubah menjadi momen penuh drama, Selasa (21/4).
Proyek perbaikan sarana prasarana yang menyasar jenjang PAUD hingga SMA di Sidoarjo tersebut menelan anggaran pusat lebih dari Rp45 miliar.
Kecelakaan maut di By Pass Krian Sidoarjo melibatkan pengemudi di bawah umur. Tiang listrik roboh menimpa pemotor hingga tewas tersengat listrik.
Para ojol itu menerima bantuan paket sembako berupa beras tiga kilogram, minyak goreng satu liter, dan gula pasir satu kilogram. Selain itu dua sarden dan lima bungkus mie.
Kenaikan ini, menurutnya, dipicu oleh tingginya permintaan dari masyarakat jelang Ramadan. Masyarakat biasanya menyetok bahan makanan selama Ramadan.
Amran meminta anggota Satuan tugas (Satgas) Pangan untuk menindak produsen Minyakita tersebut.
Rusmiani menyampaikan bahwa kegiatan sidak yang digelar bertujuan untuk memantau langsung stok bahan pangan serta meninjau harga kebutuhan pokok di pasar tradisional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved