Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MESKI tidak separah tahun sebelumnya, kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan Selatan cukup mengancam kesehatan dan keselamatan warga sekitar. Peristiwa kebakaran lahan gambut sekitar di SMK Maarif NU Martapura, Kabupaten Banjar pada Jumat (11/10) kemarin menyebabkan tiga orang pelajar pingsan dan sesak napas akibat terpapar kabut asap.
Kepala SMK Maarif NU Martapura, Nur Aliyah mengatakan kebakaran di kawasan sekitar sekolah tersebut sudah berlangsung sejak beberapa hari sebelumnya dan terus meluas. "Titik api awalnya jauh dari gedung, namun karena angin kencang, api cepat merambat dan mendekati sekolah. Bahkan, abu yang beterbangan memperbanyak titik api. Beberapa nyaris mengenai ruang praktik teknik sepeda motor,” jelas Nur Aliyah.
Asap tebal masuk ke ruang-ruang kelas, sehingga kegiatan belajar-mengajar harus dihentikan. Tiga murid ada yang mengalami sesak napas, bahkan pingsan akibat paparan asap tebal. Mereka segera dilarikan ke IGD Puskesmas Sungai Tabuk untuk mendapatkan perawatan. "Murid laki-laki kami minta untuk membantu memadamkan api. Sementara yang lain dipulangkan lebih awal," tambahnya.
Baca juga : KLHK Tingkatkan Penegakan Hukum terkait Karhutla di Riau
Api baru bisa dipadamkan setelah tim Satgas darat dan udara (water bombing) turun melakukan pemadaman karhutla. Kepala BPBD Provinsi Kalsel, Raden Suria Fadliansyah, Minggu (13/10) mengatakan untuk mengantisipasi peristiwa serupa pihaknya terus menggiatkan sosialisasi kepada masyarakat dan penanganan di lapangan seperti patroli dan pemadaman karhutla.
"Kami sangat berteirma kasih kepada masyarakat dan berbagai pihak yang cepat melakukan pemadaman dan antisipasi meluasnya kebakaran. Kita mengimbau warga sekolah, jika terjadi karhutla di lingkungan sekolah jangan panik, dan lebih baik mengutamakan keselamatan diri. Cara aman bisa menghubungi BPBD, BPK atau pihak kelurahan atau desa setempat," ujarnya.
Meski cukup terkendali namun karhutla dalam skala kecil masih terjadi di sejumlah daerah di Kalsel. Termasuk areal lahan gambut di sekitar Bandara Syamsudin Noor dan hutan lindung Liang Anggang, Kota Banjarbaru. Karena BPBD Kalsel terus melakukan aksi pembasahan gambut di wilayah tersebut sejak dua pekan terakhir.
Data Pusdalops BPBD Kalsel, mencatat pada Jumat (11/10) dan Sabtu (12/10) karhutla masih terjadi di beberapa daerah seperti Kota Banjarbaru, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Tanah Laut dan Banjar dengan luas karhutla mencapai puluhan hektare. Selama musim kemarau basah ini Satgas darat dan udara Kalsel telah memadamkan hampir 1.000 hektare karhutla di sejumlah daerah. (N-2)
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Marulitua Sijabat menegaskan, langkah mitigasi telah disiapkan untuk merespons dinamika iklim ekstrem tersebut.
Sebanyak 41 kios di Pasar Baru Tuban ludes terbakar. Kapolres Tuban terjunkan 35 personel dan menunggu Tim Labfor Polda Jatim untuk selidiki penyebabnya.
Sebanyak 80 personel Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur (Gulkarmat) dikerahkan untuk memadamkan kebakaran gudang di Jalan Komarudin Lama.
Asril mengatakan kebakaran terjadi pukul 13.45 WIB dan hingga kini sumber api masih dalam penyelidikan.
George mengatakan pihak berwenang secara aktif membantu mengoordinasikan pendataan korban untuk keperluan evakuasi dan distribusi bantuan.
Kebakaran lahan di Desa Pandurungan, Tapanuli Tengah, dipicu pembakaran sampah. Api sempat mendekati rumah warga sebelum dipadamkan tim gabungan TNI dan Damkar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved